BerandaNewsMuseum Pasifika Bali Direkomendasikan Sebagai Venue Side Event G20

Museum Pasifika Bali Direkomendasikan Sebagai Venue Side Event G20

Published on

spot_img
spot_img

Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tahun 2022. Untuk menyukseskan acara ini, pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan serangkaian acara yang telah dimulai pada Desember 2021 silam. 

Rangkaian acara yang telah disiapkan adalah menggelar side event G20 di beberapa daerah, termasuk Bali. Beberapa tempat juga telah ditentukan dan salah satu tempat yang direkomendasikan sebagai salah satu tempat side event G20 adalah Museum Pasifika Bali.

Rekomendasi tersebut berasal dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat berkunjung ke Museum Pasifika Bali. Langkah ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada para seniman yang telah menghadirkan karya seni bernilai tinggi.

BACA JUGA:  Maskapai Jetstar Australia Kembali Melakukan Penerbangan Langsung ke Bali

“Kita bisa memulai dengan lunch, cocktail, atau mungkin dinner di sini. Membawa tamu-tamu untuk mengapresiasi karya seni dan membangkitan ekonomi, serta penciptaan lapangan kerja. Ini yang kita harapkan,” kata Sandiaga.

Museum Pasifika menyimpan 600 karya seni lukisan serta pahatan dari 200 seniman di 25 negara Asia Pasifik. Museum Pasifika juga telah menjadi pusat budaya dengan mengedepankan aspek pendidikan dan sosial hingga daya tarik wisata bertaraf internasional.

“Di sini terdapat lukisan sangat epic dari Raden Saleh dan Pangeran Diponegoro. Seperti yang kita ketahui Raden Saleh memiliki koleksi termahal, lukisan yang dijual dapat mencapai harga 11 juta Euro dan ini sudah semestinya kita apresiasi,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  Penerbangan Internasional Langsung ke Bali Resmi Dibuka

Sandiaga juga berencana untuk melakukan roadshow ke beberapa museum agar museum ini dapat menjadi destinasi yang memiliki cerita kuat. Dengan begitu, pengunjung yang datang akan mendapatkan pesan dan kesan yang mendalam selama berada di museum.

“Kita ingin museum ini dapat bertransformasi dari tadinya museum yang statis menjadi living monument. Jadi, harus mampu bercerita, harus memiliki aspek teknologi yaitu dengan NFT. Beberapa karya yang bisa masuk ke dalam metaverse ini, menurut saya akan membuka peluang usaha dan kesempatan kerja dan akan meningkatkan penghasilan dari pada pelaku ekonomi kreatif,” jelasnya lagi.

Pendiri Museum Pasifika, Philippe Augier, mengucapkan terima kasih kepada Menparekraf karena telah berkunjung dan merekomendasikan Museum Pasifika sebagai side event G20. Menurutnya, kunjungan Sandiaga bukan untuk yang pertama karena sebelumnya pernah beberapa kali menghadiri pertemuan di Museum Pasifika.

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Mulai Membaik, Colliers Prediksi Pembangunan Akomodasi di Bali Kembali Tumbuh

Dalam hal ini, Philippe mengaku siap untuk mendukung Indonesia dalam menyukseskan perhelatan G20. Pihaknya juga telah melakukan tanda tangan kontrak dengan salah satu perusahaan untuk mendukung program NFT. Tujuannya adalah agar para seniman dapat menjadikan karya seninya sebagai aset digital yang dapat diperjualbelikan.

“Kita pasti siap mendukung dan kesigapan dampak positif untuk G20. Tadi Menteri juga sampaikan tentang NFT dan kita sudah menandatangani kontrak dengan suatu perusahaan untuk bikin beberapa karya seni sebagai NFT,” kata Philippe.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

Kemitraan Kemenparekraf dan KAO Indonesia Untuk Kembangkan Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkomitmen untuk mengembangkan desa wisata dan homestay...

Dua Pilihan Penginapan Saat Berlibur ke Ubud Bali

Bali menjadi salah satu daerah favorit yang selalu dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Indonesia....

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Event GPDRR 2022 Untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Indonesia telah dipercayakan untuk menggelar sejumlah event internasional bergengsi di tahun 2022. Salah satu...