BerandaNewsPariwisata dan E-Commerce, Sektor Unggulan Investasi pada 2018

Pariwisata dan E-Commerce, Sektor Unggulan Investasi pada 2018

Published on

spot_img
spot_img

Iklim investasi di Indonesia kian bertambah sehat. Dalam waktu tiga tahun, peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia melonjak dari 120 menjadi 72. Pada 2018 ini, pertumbuhan terbesarnya diprediksi datang dari sektor pariwisata dan e-commerce.

Iklim investasi Indonesia memang terlihat makin kuat. Untuk e-commerce, BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sudah membuat perhitungan. Selama 2017, total investasi e-commerce lebih dari US$5 miliar. Itu setara separuh dari total investasi migas di tahun yang sama.

“Perkiraan saya tumbuhnya 50-80 persen year on year (yoy),” ujar Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Khusus e-commerce, peluang modal masuk dari Cina cukup besar. Setidaknya ada dua pemain utama asal Cina yang hendak masuk, yakni Alibaba dan Tencent. Khusus Tencent, dikabarkan hendak menanamkan modalnya sebesar Rp16 triliun di salah satu unicorn Indonesia, yakni Go-Jek.

BACA JUGA:  Multitasking Agar Lebih Produktif

Selebihnya, investor lain yang juga tidak kalah besar berasal dari ventura-ventura yang ada di Silicon Valley, Amerika Serikat. “Kami sedang upayakan agar lebih banyak yang masuk dari Eropa dan Jepang,” ujar Thomas Lembong.

Bahkan, Jepang disebut sebagai sleeping giant. Softbank Jepang sudah menjadi investor utama di Grab. Softbank diketahui baru saja menggalang dana investasi terbesar sepanjang sejarah, yakni US$100 miliar atau sekitar Rp1.300 triliun.

Pariwisata juga tak kalah seksinya. Pariwisata menjadi unggulan karena mayoritas berada di sektor jasa. Selain itu, pariwisata merupakan komoditas yang paling berkelanjutan dan menyentuh hingga ke level bawah masyarakat. Setiap tahun, performa pariwisata Indonesia menanjak. Grafiknya sangat kontras bila dibandingkan komoditas lain, seperti minyak, gas, batu bara, serta kelapa sawit yang terus merosot.

BACA JUGA:  Macao Tourism and MICE Product Updates Hadirkan 104 Pelaku Industri di Jakarta 

“Hasilnya cepat, dampak lapangan kerjanya cepat, dan penghasilannya cepat. Devisanya jalan,’’ kata Lembong.

Tidak bisa dimungkiri, dalam kurun waktu tiga tahun pariwisata telah menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru. Hal ini tidak lepas dari peran Menteri Pariwisata Arief Yahya. Arief Yahya terus mendorong pariwisata Indonesia menjadi lebih cantik dan menarik. Alhasil, destinasi pariwisata Indonesia menjadi magnet bagi para wisatawan mancanegara.

Melalui branding Wonderful Indonesia, peringkat daya saing pariwisata Indonesia di dunia terus naik. Setelah melompat tajam dari peringkat 70 pada 2013 menjadi peringkat 50 pada 2015, indeks daya saing Indonesia kembali melesat naik 8 peringkat ke peringkat 42 pada 2017. Semua data diambil berdasarkan laporan resmi World Economic Forum.

BACA JUGA:  Pekerja Pariwisata dan MICE Dibebaskan Pajak Penghasilannya

“Target saya, Indonesia akan mampu mencapai peringkat 30 dunia. Dan pariwisata akan menjadi penghasil devisa negara terbesar sekaligus menjadi destinasi pariwisata terbaik di tingkat regional serta global,” ungkap Arief Yahya.

Sektor pariwisata diproyeksikan mampu menyumbang produk domestik bruto sebesar 15 persen, Rp280 triliun untuk devisa negara, 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara, 275 juta perjalanan wisatawan nusantara, dan menyerap 13 juta tenaga kerja pada 2019. Lebih jauh, sektor pariwisata diyakini mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih tersebar di seluruh negeri ini.

“Pariwisata akan mampu memutus rantai kemiskinan, pengangguran, juga kesenjangan dengan cepat dan tepat. Saya optimistis pariwisata menjadi core economy negara ini ke depan,” kata Arief.

spot_img
spot_img

Merayakan Indonesia Lewat 10 Sate Nusantara di Oakwood PIK dan Harris Puri Mansion Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta tidak pernah kehabisan cara untuk merayakan Indonesia. Kali ini, perayaan...

Perpaduan Musik dengan Komedi Hadir di PROJEK-D Vol.5

Karanganyar, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menggelar festival musik tahunan PROJEK-D. Edisi kelimanya ini...

Run For Animals Sukses Digelar, Ajak 2.244 Peserta untuk Konservasi Satwa

Jakarta, Venuemagz.com - Jagat Satwa Nusantara (JSN) sukses menggelar Run For Animals untuk pertama...

Pengalaman Unik Walking Tour di dalam Hotel

Jakarta, Venuemagz.com -- House of Tugu Jakarta tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pertemuan...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Tapi Tantangan Konektivitas dan Visa Masih Menghambat

Jakarta, Venuemagz.com - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan...

Pekerja Pariwisata dan MICE Dibebaskan Pajak Penghasilannya

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor...