BerandaNewsPemerintah Tetapkan Bekerja Tidak Lagi Dari Rumah, Tapi Dari Bali

Pemerintah Tetapkan Bekerja Tidak Lagi Dari Rumah, Tapi Dari Bali

Published on

spot_img

Pandemi COVID-19 berdampak terhadap pariwisata di Indonesia, khususnya Provinsi Bali. Untuk itu, pemerintah melakukan berbagai langkah strategis untuk membantu memulihkan pariwisata di Bali.

Langkah terbaru yang dilakukan pemerintah adalah mencanangkan program Work From Bali (WFB). Program ini dicanangkan langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan akan dilakukan oleh tujuh kementerian/lembaga di bawahnya. Tujuh K/L tersebut adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, KLHK, dan Kementerian Investasi.

Untuk merealisasikan program tersebut, Kemenko Marves bersama tujuh K/L terkait dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melakukan penandatanganan nota kesepahamanan (MoU) terkait Work From Bali.

BACA JUGA:  IPIM Biayai 44 Event MICE Makau

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, “Ini merupakan bagian dari kebijakan Kemenko Marves dan K/L di bawahnya untuk melakukan Work From Bali. Tujuannya adalah untuk memastikan agar kita berpihak terhadap saudara-saudara yang di Bali yang mengalami tekanan luar biasa.”

Menurut Sandiaga, program Work From Bali dilakukan sebagai pertolongan pertama terhadap sektor pariwisata di Bali. Pasalnya, terdapat 2 juta lebih lapangan pekerjaan di Bali terancam sehingga banyak pelaku usaha pariwisata yang kehilangan pekerjaannya.

“Padahal, selama ini Bali menjadi primadona pariwisata di Indonesia. Oleh karenanya, ini menjadi momen yang tepat bagi kita untuk mengulurkan tangan ke mereka agar pariwisata di Bali dapat bertahan di masa sulit ini,” harap Sandiaga.

BACA JUGA:  Minim Promosi, Pariwisata Australia Barat Sepi Peminat

Kabar buruk lainnya datang dari tingkat hunian kamar hotel yang ada di Bali. Berdasarkan data yang diterima Kemenparekraf, tingkat hunian kamar untuk hotel berbintang masih di bawah 10 persen atau 8,99 persen. Sedangkan, tingkat hunian untuk hotel-hotel non bintang hanya 7,7 persen.

“Dengan rata-rata lama menginapnya itu hanya 2,67 hari untuk hotel berbintang dan 1,89 hari untuk non bintang,” Sandiaga menambahkan.

Bahkan, pada dua minggu terakhir ini, kunjungan wisatawan nusantara ke Bali menurun drastis akibat adanya larangan mudik dan pembatasan sosial. Namun, angka tersebut kembali naik pada 24 Mei 2021 di level 5.000 hingga 6.000 wisatawan nusantara.

BACA JUGA:  Perayaan Natal dan Tahun Baru Yang Berkilau di Grand Indonesia

Oleh sebab itu, diharapkan program Work From Bali ini dapat meningkatkan pariwisata dan juga ekonomi daerah. Pasalnya, pariwisata memiliki multiplier effect terhadap sektor-sektor terkait lainnya, seperti perhotelan, restoran, transportasi, hingga produk ekonomi kreatif.

“Saat ini, skema bekerja di Bali sudah masuk ke tahap rumusan akhir. Kita juga mengajak pihak swasta dan juga ekspatriat untuk ikut andil dalam hal ini dengan melakukan kegiatan pertemuan atau rapat di Bali,” dia menambahkan.

Hammersonic 2026: 10 Tahun Paling Brutal, Line Up Global Menggila

Jakarta, Venuemagz.com - Hammersonic tidak sedang merayakan ulang tahun, mereka sedang menegaskan dominasi. Masuk...

Dyandra Media International Catatkan Pertumbuhan Positif pada Kuartal I 2026

Jakarta, Venuemagz.com – PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) mengumumkan kinerja keuangannya pada 29...

Sambut Hari Kartini, Ada Diskon Menginap dan Makan di The Grove Suites by Grand Aston   

Jakarta, Venuemagz.com – Memperingati Hari Kartini, The Grove Suites by Grand Aston menghadirkan promosi...

Aloft Jakarta Kebon Jeruk Resmikan Grand Ballroom Baru

Jakarta, Venuemagz.com – Aloft Jakarta Kebon Jeruk resmi memperkenalkan Grand Ballroom terbarunya pada 10...

Menparekraf Yakin Program Work From Bali Dapat Pulihkan Perekonomian

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meyakini program Work From Bali (WFB)...

Setelah Work From Bali, Kini Muncul Work From Gallery

Untuk menyukseskan program Work From Bali (WFB), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan...

Work From Bali Makin Aman Dengan Protokol Kesehatan CHSE

Salah satu syarat utama untuk tetap aman berwisata dalam masa pandemi COVID-19 adalah penerapan...