Japan National Tourism Organization (JNTO) merilis data jumlah kunjungan wisatawan global ke Jepang dari Januari sampai Juli 2025.
Berdasarkan data tersebut, jumlah kunjungan Indonesia ke Jepang pada Juli 2025 mencapai 37.600 orang. Jumlah tersebut naik sekitar 27,2 persen year-on-year dari jumlah tahun lalu yang mencapai 29.571 orang.
Pertumbuhan kunjungan wisatawan dari Indonesia tersebut merupakan yang terbesar ketiga seluruh wisatawan dunia yang datang ke Jepang.
Di posisi pertama dengan pertumbuhan terbanyak adalah wisatawan dari Rusia. Turis Rusia tumbuh 99,1 persen, yakni dari 5.675 orang pada Juli 2024 menjadi 11.300 turis.
Di posisi kedua adalah turis dari Spanyol, dengan pertumbuhan 29 persen. Turis Spanyol naik dari 18.687 orang pada Juli 2024 menjadi 24.100 orang pada Juli 2025.
Kalau memasukkan wilayah Timur Tengah yang terdiri dari beberapa negara, pertumbuhan turis dari Indonesia ke Jepang merupakan yang tertinggi keempat. Sebab, turis dari wilayah Timur Tengah tumbuh 55,9 persen, yakni dari 12.826 orang pada Juli 2024 menjadi 20.000 orang pada Juli 2025.
Jepang sendiri menyambut sekitar 3.437.000 wisatawan asing pada Juli 2025. Jumlah tersebut meningkat 4,4 persen dari 3.292.602 turis pada Juli 2024.
Sementara secara keseluruhan dari Januari sampai Juli 2025, Jepang menyambut sekitar 24.955.400 wisatawan global. Jumlah tersebut naik 18,4 persen year-on-year dari tahun lalu yang mencapai 21.075.024 wisatawan mancanegara.
Turis Indonesia sendiri yang berkunjung ke Jepang sepanjang Januari-Juli 2025 mencapai 293.393 orang. Jumlah tersebut naik 27,3 persen dari 373.600 pada Januari-Juli 2024.
Jumlah kunjungan yang dirilis JNTO tersebut tidak termasuk wisatawan yang hanya transit di Jepang. Sementara, mahasiswa internasional termasuk dalam hitungan tersebut.




