BerandaNewsSandiaga Uno: Tak Ada Lagi Balas Dendam Pariwisata di 2024

Sandiaga Uno: Tak Ada Lagi Balas Dendam Pariwisata di 2024

Published on

spot_img

Pameran pariwisata tahunan dunia, Internationale Tourismus-Borse (ITB) Berlin, telah sukses digelar pada 5 hingga 7 Maret 2024 di Berlin Expo Center, Messe Berlin. Mengusung motto “Pioneer the Transition in Travel & Tourism Together”, pameran ini berhasil menghadirkan 4 stage, 17 tracks, 200+ sessions, dan lebih dari 400 pembicara. 

Pameran pariwisata ini berhasil diikuti oleh perwakilan negara di dunia salah satunya Indonesia yang diwakilkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Menempati paviliun seluas seluas 396 meter persegi, Kemenparekraf, berhasil membawa 93 pelaku industri pariwisata yang terdiri dari penyedia jasa akomodasi (hotel) dan Travel Agent/Tour Operator dari Indonesia.

BACA JUGA:  <strong>Nasib Pariwisata di Tahun Politik</strong>

Tak hanya pameran, ITB Berlin, juga menghadirkan forum konferensi internasional yang juga diikuti oleh delegasi Indonesia. ITB Berlin Convention 2024 menyajikan berbagai topik dan diskusi terkait industri pariwisata secara global.

“Kami akui forum ini sangat penting bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dunia khususnya bagi Indonesia. Forum tersebut menghasilkan banyak data bagus untuk membantu kita mengeluarkan kebijakan strategis terkait pariwisata pada masa mendatang,” ungkap Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Jakarta, pada 18 Maret 2024.

BACA JUGA:  Bali Raih Penghargaan Destinasi Terbaik Dunia 2017

Dalam hal ini, Sandiaga, memaparkan hasil diskusi dari ITB Berlin Convention 2024 mulai dari perkembangan pariwisata saat ini hingga di waktu mendatang. Menurutnya, fenomena revenge travel akan menurun secara drastis dan diproyeksikan pola industri pariwisata akan kembali normal.

“Tahun 2022 hingga 2023 banyak sekali yang balas dendam untuk traveling karena habis terdampak pandemi. Namun, tahun ini sudah tidak ada lagi balas dendam pariwisata di tahun ini,” dia menambahkan. 

BACA JUGA:  Macao Tourism and MICE Product Updates Hadirkan 104 Pelaku Industri di Jakarta 

Meski demikian, industri pariwisata dunia di tahun 2024 masih harus melewati banyak tantangan seperti isu geopolitik, perlambatan ekonomi, inflasi, hingga staff shortage. Oleh sebabnya, pelaku pariwisata dunia memproyeksikan industri ini baru akan pulih pada tahun 2025.

“Tantangan-tantangan tersebut baru akan selesai di 2025 sehingga pemulihan pariwisata baru akan ditargetkan di tahun tersebut. Industri pariwisata di 2025 akan menunjukkan potensi pemulihan seperti di tahun 2019,” ucapnya lagi.

Eksplorasi Kuliner Jepang Khas Pastis Jakarta: Dari Yakiniku hingga Matcha Mood

Jakarta, Venuemagz.com - Pastis Jakarta yang berlokasi di Oakwood Suites Kuningan Jakarta meluncurkan rangkaian...

Grand Mercure Kemayoran Angkat Batik ke Runway, Tamu Diajak Mengenal Teknik Jumputan

Jakarta, Venuemagz.com – Batik tak hanya hadir sebagai busana formal atau dikenakan dalam peringatan...

Pameran ALLPack Indonesia 2026 Hubungkan Berbagai Sektor Industri

Jakarta, Venuemagz.com – Pameran industri tak lagi cukup mengandalkan banyaknya produk yang dipajang. Pertemuan...

Hilton Padalarang Bandung Perkenalkan Fasilitas MICE dan Pernikahan Premium

Bandung, Venuemagz.com – Hilton Padalarang Bandung resmi memperkenalkan fasilitas MICE serta layanan pernikahan premium...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Tapi Tantangan Konektivitas dan Visa Masih Menghambat

Jakarta, Venuemagz.com - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan...

Pekerja Pariwisata dan MICE Dibebaskan Pajak Penghasilannya

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor...