BerandaNewsSentimen Positif Jadi Kunci Utama Pemulihan Pariwisata

Sentimen Positif Jadi Kunci Utama Pemulihan Pariwisata

Published on

spot_img

Pemerintah Indonesia telah membuka kembali kegiatan pariwisata secara bertahap dan hati-hati. Hal ini dapat dilihat dengan pembukaan keran pariwisata di Bali bagi wisatawan domestik pada akhir Juli 2020 dan wisatawan internasional pada September 2020.

Haryadi Sukamdani, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mengatakan, dibukanya pariwisata domestik dapat membantu kembali bisnis di sektor hotel yang sempat mati suri. Meskipun pembukaan pariwisata masih dilakukan dengan pembatasan, ia optimistis bahwa sektor ini dapat kembali pulih seperti dulu kala.

BACA JUGA:  Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

“Pemulihan pariwisata juga dapat terjadi dengan rasa percaya yang tinggi dari masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, tingkat kepercayaan itu harus dimiliki oleh seluruh masyarakat di Indonesia,” kata Hariyadi.

Dari hasil analisis sosial media, masyarakat Indonesia memiliki sentimen positif terhadap sektor pariwisata, disusul dengan masyarakat dari negara Malaysia. Hal ini berbanding terbalik dengan negara-negara ASEAN lainnya yang mencatatkan sentimen negatif terhadap pariwisata di negaranya.

Berdasarkan hasil posting-an di sosial media tersebut, dapat dianalisis bahwa angka sentimen Indonesia berada di angka tujuh persen, sedangkan untuk negara ASEAN lainnya menghasilkan angka sentimen negatif.

BACA JUGA:  Ada 2.000 Hotel dan Restoran yang Tutup Pada Kuartal Kedua 2020

“Hal ini dapat diartikan bahwa jika sebuah negara memiliki sentimen positif terhadap pariwisata, maka industri tersebut akan pulih lebih cepat,” ujar Haryadi yang mengutip data dari sebuah lembaga riset.

Dalam hal ini, peran pemerintah juga diperlukan untuk menciptakan sentimen positif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Beberapa cara yang dapat dilakukan ialah membuat aman dan nyaman seluruh wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah. Secara khusus, memastikan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik di sebuah destinasi wisata.

BACA JUGA:  MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2025 Siapkan Hadiah Ratusan Juta dan Pameran Seni

“Intinya kalau pasar ingin dimaksimalkan, selain kehadiran vaksin, regulasi pemerintah dalam penanganan COVID-19 juga harus baik. Itu dulu yang harus diciptakan agar para turis merasa aman dan mau kembali berwisata,” ujarnya lagi.

Apalagi, jika dilihat, potensi wisatawan domestik untuk melakukan perjalanan saat ini cukup besar, yakni berjumlah 174 juta orang. Sementara itu, di ASEAN, potensi jumlah turisnya mencapai 49,7 juta.

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...