BerandaNewsSentimen Positif Jadi Kunci Utama Pemulihan Pariwisata

Sentimen Positif Jadi Kunci Utama Pemulihan Pariwisata

Published on

spot_img

Pemerintah Indonesia telah membuka kembali kegiatan pariwisata secara bertahap dan hati-hati. Hal ini dapat dilihat dengan pembukaan keran pariwisata di Bali bagi wisatawan domestik pada akhir Juli 2020 dan wisatawan internasional pada September 2020.

Haryadi Sukamdani, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mengatakan, dibukanya pariwisata domestik dapat membantu kembali bisnis di sektor hotel yang sempat mati suri. Meskipun pembukaan pariwisata masih dilakukan dengan pembatasan, ia optimistis bahwa sektor ini dapat kembali pulih seperti dulu kala.

BACA JUGA:  Bisnis Event dan EO, Kontribusi Terbesar pada Kinerja Keuangan PT Dyandra Media International

“Pemulihan pariwisata juga dapat terjadi dengan rasa percaya yang tinggi dari masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, tingkat kepercayaan itu harus dimiliki oleh seluruh masyarakat di Indonesia,” kata Hariyadi.

Dari hasil analisis sosial media, masyarakat Indonesia memiliki sentimen positif terhadap sektor pariwisata, disusul dengan masyarakat dari negara Malaysia. Hal ini berbanding terbalik dengan negara-negara ASEAN lainnya yang mencatatkan sentimen negatif terhadap pariwisata di negaranya.

Berdasarkan hasil posting-an di sosial media tersebut, dapat dianalisis bahwa angka sentimen Indonesia berada di angka tujuh persen, sedangkan untuk negara ASEAN lainnya menghasilkan angka sentimen negatif.

BACA JUGA:  Kesles Manjakan Wisatawan di Bali

“Hal ini dapat diartikan bahwa jika sebuah negara memiliki sentimen positif terhadap pariwisata, maka industri tersebut akan pulih lebih cepat,” ujar Haryadi yang mengutip data dari sebuah lembaga riset.

Dalam hal ini, peran pemerintah juga diperlukan untuk menciptakan sentimen positif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Beberapa cara yang dapat dilakukan ialah membuat aman dan nyaman seluruh wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah. Secara khusus, memastikan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik di sebuah destinasi wisata.

BACA JUGA:  Plataran Bromo Terpilih Sebagai Destinasi Keluarga Terbaik dari TripAdvisor 

“Intinya kalau pasar ingin dimaksimalkan, selain kehadiran vaksin, regulasi pemerintah dalam penanganan COVID-19 juga harus baik. Itu dulu yang harus diciptakan agar para turis merasa aman dan mau kembali berwisata,” ujarnya lagi.

Apalagi, jika dilihat, potensi wisatawan domestik untuk melakukan perjalanan saat ini cukup besar, yakni berjumlah 174 juta orang. Sementara itu, di ASEAN, potensi jumlah turisnya mencapai 49,7 juta.

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...