BerandaNewsTren Konser Musik Virtual, Solusi Larangan Mengadakan Acara

Tren Konser Musik Virtual, Solusi Larangan Mengadakan Acara

Published on

spot_img

Adanya imbauan dari pemerintah untuk belajar dari rumah, bekerja dari rumah, beribadah dari rumah, maupun untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak di satu tempat membuat banyak pelaku usaha terpaksa membatalkan acara yang sudah diagendakan. Hal ini tidak hanya berdampak pada industri MICE, tapi juga berdampak hampir ke seluruh sektor perekonomian, juga ke para pelaku industri kreatif.

Namun, sebagai pelaku industri kreatif, tentunya harus bisa berpikir kreatif mengatasi permasalahan yang ada. Diinisiasi oleh Chris Martin, vokalis grup band terkenal Coldplay, yang mengadakan konser musik live virtual melalui fitur Instagram Live, hal tersebut ternyata turut menjamur ke Indonesia. Banyak musisi Indonesia yang akhirnya mulai tampil secara live melalui berbagai saluran online yang ada, seperti Instagram Live, Facebook Live, YouTube, dan sebagainya. Tujuan mereka mengadakan konser tersebut semata-mata untuk menghibur masyarakat Indonesia yang sedang “mengurung” diri di rumah.

BACA JUGA:  Langkah Strategis Kemenpar Perkuat Pariwisata di Tengah Krisis Dunia

Hal berbeda dilakukan oleh Najwa Shihab yang akan mengadakan konser musik virtual. Selain untuk menghibur masyarakat yang mungkin merasa jenuh bekerja dari rumah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menggalang donasi yang hasilnya akan disumbangkan kepada para pekerja medis yang menjadi garda terdepan dalam melawan virus corona.

Konser Musik #dirumahaja ini akan menggandeng puluhan musisi ternama, antara lain Ahmad Albar, Ari Lasso, Aldy Maldini, Anji, Andien, Tantri Kotak, Yura Yunita, Tulus, Raisa, Lea Simanjuntak, Dira Sugandi, Vidi Aldiano, Afgan, Rossa, Ariel, Kaka Slank, Tompi, Glen Fredly, Armand Maulana, Bebi Romeo, Cholil Efek Rumah Kaca, Kunto Aji, Yuni Shara, Anggun C. Sasmi, Widi Mulia, dan Fiersa Bersari. Konser musik ini akan berlangsung pada tanggal 25-28 Maret, live dari rumah masing-masing musisi di mana mereka akan tampil secara bergantian.

BACA JUGA:  Desain Stan Pameran di Era New Normal

Para musisi tersebut juga akan mengajak para penontonnya untuk berdonasi melalui situs crowdfunding Kitabisa. Target donasi yang ingin dicapai adalah Rp1 miliar, yang uangnya nanti akan digunakan untuk membeli makanan sehat serta memberikan beragam alat perlindungan diri untuk tim medis, seperti masker, sarung tangan, baju proteksi, pelindung wajah, dan beragam alat proteksi diri lainnya.

BACA JUGA:  The Banjar Bali Hadir Kembali

Apa yang dilakukan oleh para musisi ini patut dicontoh oleh pelaku industri kreatif maupun MICE lainnya. Bahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun telah mengadakan konferensi pers secara virtual dan live menggunakan YouTube pada 23 Maret 2020. Modalnya tinggal kemauan, dan tentu saja koneksi internet yang kuat.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...