Turis Indonesia Meminati Wisata Kapal Pesiar ke Singapura

Wednesday, 14 February 18   22 Views   0 Comments   Harry Purnama
Kapal pesiar Singapura
Kapal pesiar sedang singgah di perairan antara Singapura dan Pulau Sentosa. Foto: Dok. 123RF.

Kedatangan wisatawan dari Indonesia ke Singapura tumbuh dua persen menjadi 2.954.000 di tahun 2017. Pertumbuhan ini sejalan dengan sentimen positif perjalanan keluar (outbound) dari Indonesia secara keseluruhan. Pada Desember 2017, jumlah kunjungan dari Indonesia mencapai yang tertinggi dalam sebulan yang mencapai 330.081 wisatawan.

“Jakarta masih terus menjadi sumber kedatangan wisatawan terbanyak meskipun sebagian besar kota-kota di luar Jakarta mengalami pertumbuhan yang lebih besar di tahun 2017. Memanfaatkan potensi pertumbuhan di kota-kota luar Jakarta akan tetap menjadi salah satu fokus utama kami pada tahun 2018. Kantor regional kami yang baru dibuka di Surabaya pada Oktober 2017 memungkinkan kami untuk memperkuat upaya pemasaran kami di pulau Jawa bagian timur, Bali, dan Sulawesi, sedangkan kantor regional di Jakarta akan fokus pada pulau Jawa bagian tengah dan barat serta Sumatera,” ujar Raymond Lim, Area Director STB di Indonesia.

Wisata cruise dari Singapura meningkat pada 2017 dengan lebih banyak ship call yang mencapai 421, dan 16 di antaranya adalah maiden call atau pertama kali berlayar dari Singapura. “Tren berlayar dari Singapura di antara orang-orang Indonesia dan pasar sumber wisatawan utama lainnya akan berlanjut sampai tahun 2018. Berdasarkan hal inilah, sebuah skema cruise development fund yang baru diluncurkan untuk mendorong pemasaran paket pelayaran dan mendorong wisatawan untuk singgah di Singapura sebelum dan sesudah berlayar,” ujar Lim.

Perjalanan grup untuk meeting dan insentif yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia ke Singapura mengalami pertumbuhan yang signifikan di tahun 2017. “Berbagai skema yang kami tawarkan untuk mendukung perusahaan dan perantara meeting dan insentif di Indonesia bekerja dengan sangat baik untuk memungkinkan kami menerima banyak grup meeting dan insentif di 2017. Kecenderungan grup meeting dan insentif untuk berlayar dari Singapura untuk mendapatkan pengalaman perjalanan insentif yang berbeda juga semakin meningkat,” ujar Lim.

Pada 2017, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Singapura naik 6,2 persen dibandingkan tahun 2016 menjadi 17,4 juta wisman dari 16,4 juta wisman. Untuk tahun 2018, diproyeksikan jumlah kunjungannya naik hingga empat persen menjadi 18,1 juta wisman.

Jumlah pengeluaran wisatawan mancanegara di Singapura terus naik setiap tahunnya. Pada 2017, jumlah penerimaan pariwisata Singapura mencapai S$26,8 miliar, atau naik 3,9 persen dari penerimaan tahun 2916 sebesar S$25,7 miliar. Untuk tahun 2018, Singapore Tourism Board (STB) menargetkan jumlah penerimaan dari sektor pariwisata naik hingga tiga persen menjadi S$27,6 miliar.