BerandaNewsWisatawan Asia Ketergantungan Ponsel

Wisatawan Asia Ketergantungan Ponsel

Published on

spot_img

Dalam laporan TripBarometer Connected Traveler, TripAdvisor menemukan bahwa 49 persen wisatawan dari Asia selalu “connected“. Artinya, turis dari benua Asia banyak yang menggunakan ponsel pintar untuk merencanakan maupun memesan sebuah trip. Tingkat penggunaan ponsel pintar oleh turis Asia lebih tinggi dibandingkan turis dari Amerika Utara (46 persen) dan Eropa (44 persen).

Selain itu, empat dari lima negara tertinggi di dunia yang paling sering menggunakan ponsel untuk memesan trip juga berasal dari benua Asia, yakni Thailand dan Cina (masing-masing 65 persen), diikuti oleh Brasil dan Indonesia (masing-masing 59 persen), dan Malaysia dengan 53 persen.

BACA JUGA:  Wisatawan Asia Lebih Sedikit Menginap

Secara global, 45 persen dari penggunaan ponsel pintar tersebut untuk memesan sebuah aktivitas ketika berwisata, dan sekitar tiga per empatnya (72 persen) menggunakan ponsel pintar untuk mencari restoran ketika sedang jalan-jalan, dan lebih dari sepertiga (34 persen) menggunakan ponsel untuk melakukan mobile check in.

Para turis juga banyak yang menggunakan ponsel untuk melakukan riset mengenai suatu destinasi: 72 persen untuk mencari restoran, 67 persen untuk mencari kegiatan yang dapat dilakukan, dan 64 persen untuk membaca review dari orang-orang.

BACA JUGA:  MarkPlus Tourism Menjadi Anggota Pacific Asia Travel Association (PATA)

“Memesan sebuah perjalanan menggunakan ponsel saat ini sedang meningkat trennya. Bagi kebanyakan wisatawan, ponsel pintar adalah hal penting yang wajib ada ketika sedang berwisata,” ujar Adam Medros, Senior Vice President of Product TripAdvisor. Melalui aplikasi di ponsel, wisatawan dapat menemukan jalan-jalan terdekat, mencari tempat makan, atau hal-hal seputar tempat wisata yang mereka kunjungi.

BACA JUGA:  SAUDIA Luncurkan Gedung Operasional Terbesar Di Timur Tengah

Sayangnya, banyak hotel kehilangan kesempatan memanfaatkan penggunaan ponsel pintar ini. Menurut TripAdvisor, 45 persen dari wisatawan mengatakan akan menggunakan aplikasi di ponsel untuk melakukan reservasi, tapi hanya 16 persen hotel di seluruh dunia yang memiliki aplikasi sendiri. Hal ini disebabkan penggunaan laptop dan PC masih banyak digunakan untuk melakukan pemesanan hotel. (Sumber: Travel Daily Media)

Penulis: Reisha Pahlevi

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....