BerandaNewsWishnutama Minta Pelaku Parekraf Tetap Produktif Meski PSBB

Wishnutama Minta Pelaku Parekraf Tetap Produktif Meski PSBB

Published on

spot_img
spot_img

Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menegaskan, rencana Pemprov DKI Jakarta untuk kembali memberlakukan PSBB dapat dipahami meski hal tersebut berdampak besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami sangat memahami keputusan yang diambil dalam pemberlakuan kembali PSBB sebagai upaya pengendalian terhadap penyebaran COVID-19,” kata Wishnutama.

Wishnutama menambahkan, pemberlakuan PSBB tentu akan memiliki dampak yang besar, termasuk terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Apalagi saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sedang berupaya untuk bangkit. Untuk itu, ia meminta pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, agar tetap memberikan ruang bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk produktif.

BACA JUGA:  JTA International Investment Holding Kucurkan US$4 Miliar untuk Kembangkan Studio Gamplong

“Saya berharap sektor dan pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekraf yang selama ini telah berupaya melaksanakan protokol kesehatan dengan baik agar tetap diberikan ‘ruang’ untuk tetap melakukan usahanya, karena sektor pariwisata dan ekraf ini adalah yang paling terpuruk karena dampak pandemi ini,” kata Wishnutama. “Terutama bagi mereka yang sebelumnya telah benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan baik.”

BACA JUGA:  Dukung Indonesia Spice Up The World, Kemenparekraf Kirim Delegasi ke Amerika Serikat

Namun, ia menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dari masyarakat dan seluruh pihak dalam penerapan protokol kesehatan agar PSBB segera selesai dan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif benar-benar bangkit.

Untuk itu, Kemenparekraf akan terus mendorong penerapan protokol kesehatan sekaligus menyiapkan dan mendampingi para pelaku parekraf untuk bangkit pasca-pandemi, termasuk penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE, serta terus mengampanyekan Indonesia Care untuk mengimplementasikan protokol kesehatan sekaligus verifikasi guna menghadirkan destinasi yang bersih, sehat, aman, dan lingkungan yang lestari. 

BACA JUGA:  Vaksinasi COVID-19 Pulihkan Sektor Perhotelan Lebih Cepat

“Kemenparekraf/Baparekraf akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan industri akan terus menyiapkan program yang akan memudahkan industri dan pelaku bertahan dan bangkit dari situasi pandemi,” kata Wishnutama.

spot_img

Kolaborasi Seni dan Desain Interior Hadir di Pameran Alaya Kala

Jakarta, Venuemagz.com - SANKHARA Art bersama Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola...

Desa Wisata Jatiluwih: Warisan Subak Bali yang Mendunia

Bali, Venuemagz.com -- Desa Wisata Jatiluwih di Bali menjadi salah satu destinasi berbasis lanskap...

Grand Mercure Malang Hadirkan Destinasi MICE dan Pernikahan Premium di Kota Malang

Malang, Venuemagz.com - Geliat ekonomi dan pesona pariwisata di Malang Raya membawa angin segar...

Wisata Gastronomi Makin Diminati, Kuliner Betawi Hadir di Bali Sambut 500 Tahun Jakarta

Bali, VenueMagz.com – Wisata gastronomi semakin berkembang sebagai salah satu daya tarik dalam industri...

Kolaborasi Seni dan Desain Interior Hadir di Pameran Alaya Kala

Jakarta, Venuemagz.com - SANKHARA Art bersama Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola...

Desa Wisata Jatiluwih: Warisan Subak Bali yang Mendunia

Bali, Venuemagz.com -- Desa Wisata Jatiluwih di Bali menjadi salah satu destinasi berbasis lanskap...

Grand Mercure Malang Hadirkan Destinasi MICE dan Pernikahan Premium di Kota Malang

Malang, Venuemagz.com - Geliat ekonomi dan pesona pariwisata di Malang Raya membawa angin segar...