Wonderful Noon Perkuat Branding Pariwisata Melalui Penggiat Medsos

Monday, 10 September 18 Harry
Wonderful Noon

Kementerian Pariwisata terus menggandeng generasi milenial untuk mempromosikan destinasi wisata di Indonesia. Tak bisa dimungkiri, keberadaan para blogger, vlogger, selebgram, hingga penggiat media sosial lainnya turut berperan dalam perkembangan pariwisata di era digitalisasi ini.

Untuk memublikasikan pengelolaan informasi kebijakan dan program pembangunan Kementerian Pariwisata, Biro Komunikasi Publik Kemenpar menggelar event Wonderful Noon Jakarta 2018 dengan mengajak penggiat media sosial pada 8 September 2018 di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta. Kemenpar merangkul penggiat media sosial agar secara aktif mengenal pariwisata Indonesia sekaligus membantu memperkuat branding Wonderful Indonesia di tingkat global.

Acara dibuka resmi oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara didampingi oleh Ketua Tim Percepatan Pengembangan Destinasi Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Vita Datau. Peserta yang hadir merupakan selebgram maupun penggiat media sosial terkenal, di antaranya Aulion (content creator), Salim Bahanan (sosmed enthusiast), Benazio (content creator), Ashari Yudha (traveler), Jihan Fauziah Hamdi (fashion enthusiast), Yuda Bustara (food stylist), Gerry Girianza (food vlogger), Jun Chef (Korea chef), Jozz Felix (fotografer), Nadia Putriani (sport enthusiast), dan Ana Hidayah (traveler).

BACA JUGA:   MICE, Potensi Sumber Ekonomi Baru Ibukota

“Program utama Kemenpar adalah digital. Branding Wonderful Indonesia menjadi kuat dan melalui media sosial promosi pariwisata menjadi sangat efektif. Sekali Anda mempromosikan destinasi wisata, percayalah Anda telah menghidupkan orang-orang di sekitar dan mengangkat ekonomi masyarakat,” kata Ukus Kuswara.

Menurut Ukus, pariwisata menjadi terkenal dan diakui dunia, salah satunya karena didukung oleh para penggiat media sosial yang selalu mengekspos keindahan alam Indonesia dan keragaman destinasi wisata nusantara. Karena itulah, Ukus meminta generasi milenial untuk terus aktif mempromosikan wisata Indonesia untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar.

Di awal acara, peserta yang hadir dimanjakan dengan penampilan Amity Voice Choirs yang membawakan beberapa lagu. Selanjutnya, event Wonderful Noon Jakarta yang mengambil tema “Aku Untuk Indonesia” ini turut menghadirkan Adrian Ishak, pemilik restoran Namaaz Dining yang menyajikan masakan unik melalui keterampilan unik molecular gastronomy. Masakan yang dibuat oleh Adrian Ishak menggunakan teknik ilmu fisiokimiawi sehingga menghasilkan makanan dengan struktur-struktur yang menarik.

BACA JUGA:   5 Cara Mendidik Anak Agar Rajin salat

Peserta dibuat kagum dan penasaran dengan makanan yang disajikan, di antaranya kue berbentuk cabai dengan rasa yang mengejutkan, irisan yang tampak seperti daging mentah namun ternyata buah semangka dan isi telur mentah yang ternyata terbuat dari mangga.

Setelah ketiga tahap makanan disajikan, Adrian Ishak tampil dengan kejutan khusus. Ia memperagakan membuat es podeng dengan teknik unik menggunakan nitrogen sehingga menciptakan efek tak biasa. “Karena efek nitrogen ini menghasilkan letupan, maka saya menyebut es podeng ini menjadi explodeng,” kata Adrian.

BACA JUGA:   Lima Destinasi Super Prioritas Dipercepat Pembangunannya

Puncak acara menjadi luar biasa karena peserta diminta memakai jas hujan yang telah disiapkan panitia karena efek letupan dari nitrogen yang membuat peserta terkejut kagum.

Para penggiat media sosial sengaja dilibatkan dalam kegiatan tersebut karena masuk dalam unsur program prioritas Go Digital yang diluncurkan 2017. Go Digital bersama Homestay Desa Wisata dan Air Connectivity dinilai berhasil menarik jumlah kunjungan wisatawan, khususnya wisman.

Selain pegiat media sosial, Wonderful Noon turut melibatkan para pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam Co-Branding Wonderful Indonesia, antara lain Martha Tilaar Group, Krisna Bali, Tauzia Hotels Group, Hydro Coco, Bandung Kunafe, Bogor Rain Cake, serta Warung Upnormal.