BerandaTourism in BriefTuris China Kian Ramai Ke Sulut

Turis China Kian Ramai Ke Sulut

Published on

spot_img

Selama tahun 2018 terdapat sekitar 120.000 wisman yang bertandang ke Sulawesi Utara (Sulut), dan 90 persennya berasal dari China.

Menurut Dwisuryo Indroyono Soesilo, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), pamor Sulut sebagai destinasi wisata bersinar pasca menjadi tuan rumah beberapa perhelatan internasional. Semisal World Ocean Conference (WOC) yang mempertemukan 48 negara dan menghasilkan Manado Ocean Declaration, CTI Summit yang dihadiri oleh 6 Presiden, dan acara Sail Bunaken di 2009 yang memecahkan 2 rekor dunia Guiness Book of Record.

BACA JUGA:  HBDI 2019 Ajang Wisata Belanja bagi Turis

Selain itu, adanya charter flight Lion Air ke Manado, turut memicu meningkatnya kunjungan turis asal China. Sejak 2017 hingga 2018, pertumbuhan turis China mencapai 200 persen dengan rata-rata belanja 1000 dolar AS per kunjungan. Adapun durasi lama tinggal sekitar 4-6 hari kunjungan.

“Umumnya, mereka adalah profesional muda yang lebih suka bermalam di hotel berbintang dan berkelompok. Sebanyak 53 persen dari mereka lebih menyukai wisata alam, terutama laut, pantai, wisata dari pulau ke pulau,” kata Indroyono, saat Workshop ‘Pengembangan Wisata Selam di Manado, Senin (20/5/2019).

BACA JUGA:  Wonderful Indonesia Menyambangi Negeri Paman Sam

Indroyono menjelaskan, minat kunjungan itu juga dipicu oleh masuknya alam bawah laut Sulut sebagai destinasi wisata selam terbaik di dunia versi Dive magazine.

Dari sepuluh resort & spa, empat di antaranya berasal dari Sulawesi Utara, yaitu Siladen Resort and Spa Indonesia (peringkat pertama), Bunaken Oasis Resort and Spa (peringkat kedua), Lembeh Resort Indonesia (peringkat keempat), dan Nad Lembeh Indonesia (peringkat ketujuh).

BACA JUGA:  Program Hot Deals Ditargetkan Terjual 1 Juta Paket

 “Untuk itu, Pemda Sulawesi Utara agar terus aktif memperluas pasar wisata selam ke mancanegara. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah membuka penerbangan langsung dari Jepang untuk meningkatkan kunjungan wisman dari Jepang serta dari West Coast, Amerika Serikat,” katanya.

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Tips Menyambut Wisatawan Bahari Usai Pandemi

MarkPlus Tourism telah mengeluarkan data survei terkait pariwisata pasca-pandemi COVID-19. Hasil survei menyebutkan, pasca-pandemi...

Wisata Bahari Akan Diatur Protokol Baru

Menyambut new normal pasca-pandemi COVID-19, industri pariwisata akan dihadapkan dengan perubahan perilaku dari penggunanya....

Program Hot Deals Ditargetkan Terjual 1 Juta Paket

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menawarkan program Hot Deals dan Tourism Hub melalui Singapura kepada wisman...