5 Destinasi Wisata Anti Mainstream Versi RedDoorz

Wednesday, 04 March 20 Herry Drajat
Wisata Anti Mainstream reddoorz
Processed with VSCO with c7 preset

Untuk menghindari penularan virus, tidak ada salahnya jika kita menahan diri untuk bepergian ke negara-negara berisiko di luar negeri yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Indonesia memiliki banyak destinasi wisata alternatif anti-mainstream yang tak kalah menarik untuk dijelajahi. Hal tersebut mengilhami RedDoorz mengangkat tema #SemudahItu untuk mengajak masyarakat tetap beraktivitas dan berlibur secara cermat di tengah wabah virus corona ini.

Dengan jaringan ribuan penginapan yang tersebar ratusan kota di Indonesia yang dapat diakses secara mudah dengan harga yang terjangkau, serta dengan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan para wisatawan muda, RedDoorz memberikan kenyamanan bagi wisatawan untuk #SemudahItu bepergian dan berwisata ke mana saja.

Berikut beberapa destinasi wisata dalam negeri anti-mainstream yang direkomendasikan oleh RedDoorz.

1. Pontianak, Kalimantan Barat

Ibu kota Provinsi Kalimantan Barat ini adalah kota yang sangat cocok untuk berburu kuliner khas daerah. Kota ini menyimpan berbagai menu makanan unik yang wajib dicoba, salah satunya adalah Ce Hun Tiaw, yaitu jajanan es campur ala Pontianak yang khas disajikan bersama sagu potong yang dicampur dengan kacang merah, ketan hitam, mutiara, dan bongko (ati pari).

Kudapan lain yang adalah es krim Angi yang disuguhkan di batok kelapa, serta kopi legenda Koh Asiang yang dibuat dengan metode Hainan, yaitu ditarik-ulur hingga berbuih.

2. Kebumen, Jawa Tengah

Kebumen memiliki destinasi wisata peninggalan era kolonial, yaitu Benteng Van Der Wijck. Untuk wisata pantai, terdapat pantai Menganti yang berair yang jernih, berpasir putih, dan dikelilingi bukit serta tebing alam yang hijau. Destinasi wisata lainnya adalah Goa Jatijajar.

3. Banyuwangi, Jawa Timur

Destinasi wisata Taman Nasional Baluran yang memiliki julukan “Little Africa in Java” ini memiliki kemiripan dengan pemandangan savana yang ada di Afrika. Banyuwangi juga memiliki festival tahunan Banyuwangi Ethno Carnival yang memamerkan busana-busana menarik berparade melalui rute sepanjang kurang lebih dua kilometer.

4. Sabang, Aceh

Wilayah paling barat Indonesia ini mempunyai banyak sekali obyek wisata bahari yang sangat memikat, di antaranya pantai Iboih yang mempunyai ombak tenang yang memungkinkan untuk berenang.

5. Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Selain wisata laut, di Tana Toraja bisa ditemukan kearifan lokal masyarakat Indonesia timur yang kuat dibalut nuansa mistik khas Tana Toraja. Salah satu destinasi wisata Toraja Utara yang tidak boleh dilewatkan adalah Desa Kete Kesu, kompleks rumah adat Tana Toraja yang dikenal juga dengan nama Tongkonan. Selain itu, terdapat Wisata Londa, yakni kompleks kuburan yang berada di tebing batu besar yang dikelilingi pegunungan.