BerandaEventIFRA 2020 Diundur ke Bulan September

IFRA 2020 Diundur ke Bulan September

Published on

spot_img

Pameran International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) ke-18 siap hadir dengan jadwal baru pada 18-20 September 2020 di Jakarta Convention Center (JCC). IFRA 2020 awalnya dijadwalkan pada 3-5 Juli 2020. Namun, dengan adanya pandemi COVID-19, pihak penyelenggara memutuskan untuk menunda pelaksanaan IFRA 2020.

Pameran lisensi dan waralaba ini terbentuk atas kerja sama antara Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), dan Dyandra Promosindo ini. Tahun ini, IFRA 2020 akan mengusung tema “Strengthening Entrepreneurship and SME Economy Through Licensing and Franchising“.

BACA JUGA:  Batal Diselenggarakan Offline, IFRA 2020 Hadir Secara Virtual

Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, menjelaskan, dengan adanya jadwal baru ini diharapkan situasi pandemi akan semakin kondusif. Ia juga berharap dengan jadwal IFRA 2020 yang baru pemerintah dapat memberikan titik terang kepada pihak penyelenggara agar dapat melibatkan masyarakat ke dalam pamerannya.

Dyandra Promosindo selaku professional exhibition organizer dan penyelenggara IFRA selalu beradaptasi dengan situasi terkini saat menggelar pameran-pamerannya. Nantinya, pelaksanaan IFRA 2020 akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan new normal yang telah ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA:  Pameran DXI 2026 Catatkan Transaksi Rp11 Miliar 

IFRA mengajak memperkuat kembali wirausaha dan perekonomian usaha kecil menengah melalui lisensi dan waralaba. IFRA juga diharapkan dapat membuka potensi bisnis baru yang dapat melahirkan pelaku bisnis baru dan penciptaan lapangan pekerjaan baru demi memulihkan roda perekonomian nasional.

“IFRA ini hadir sebagai jembatan untuk membuka dunia lisensi dan waralaba. Bisnis ini, tuh, dapat masuk dengan cepat dan lebih mudah ke pasar sehingga masih potensial jika dijalankan setelah pandemi berakhir,” ujar Kohen.

Perkembangan industri waralaba dan lisensi di Indonesia dapat menjadi salah satu mesin ekonomi untuk menciptakan bisnis dan peluang pekerjaan. Menurutnya, banyak peluang bisnis baru tercipta melalui industri waralaba dan lisensi.

BACA JUGA:  IFRA 2019 hadirkan 350 Merek dari 250 Perusahaan

Bisnis waralaba juga dapat menjadi jalan pertama bagi para calon pelaku usaha untuk memulai bisnisnya. Oleh karenanya, IFRA diharapkan dapat mengajak masyarakat dan para pelaku untuk berpartisipasi dalam bisnis lisensi dan waralaba untuk menggiatkan perekonomian negara terutama pasca-pandemi.

“IFRA juga berharap bisa turut mendorong pelaku-pelaku bisnis lisensi dan waralaba untuk semakin mengembangkan bisnisnya agar dapat bersaing di pasar global,” dia menambahkan.

Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

Jakarta, Venuemagz.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Denpasar–Phuket...

ITB India 2026 Berakhir di Mumbai, Memperkuat Koneksi Global dengan Pasar Wisata India

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 resmi berakhir di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Hadir Perdana di Pulau Jawa, Angsana Bogor Gunung Geulis Tawarkan Pengalaman Menginap Bagi Keluarga

Bogor, Venuemagz.com - Angsana bagian dari Banyak Group meluncukan hotel terbarunya yang berlokasi di...

Four Points by Sheraton Bekasi Gelar Pameran Pernikahan dengan Hadiah Cincin Rp25 Juta 

Bekasi, Venuemagz.com - Four Points by Sheraton Bekasi akan menggelar pameran pernikahan bertajuk NIAT...

Batal Diselenggarakan Offline, IFRA 2020 Hadir Secara Virtual

Situasi pandemi COVID-19 mendorong pelaku industri untuk membuat sebuah terobosan baru dan berpikir kreatif...

IFRA 2020 Hadirkan Konferensi Daring

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada triwulan-1 2020 hanya mampu...