BerandaLiterasi DigitalBahayanya Menggunakan VPN Gratisan

Bahayanya Menggunakan VPN Gratisan

Published on

spot_img

Untuk menyaring konten-konten negatif di internet, pemerintah menerapkan pembatasan fitur media sosial pada 2019 lalu. Akhirnya, masyarakat Indonesia menggunakan Virtual Private Network (VPN) agar tetap bisa mengakses apa yang mereka inginkan.

“VPN merupakan perangkat penting yang masih jarang digunakan oleh orang awam. Padahal faktanya VPN dapat berperan sebagai perisai bagi pengguna. Akan tetapi, tidak semua alat software ini bekerja dengan efektif,” jelas Muhammad Ali Mas’ud, Guru RPL & TKJ SMK Manbail Futuh Tuban, Jawa Timur, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

BACA JUGA:  Ragam Cybercrime yang Merugikan Pengguna Internet

Ali menambahkan, teknologi digital melesat seiring berjalan waktu sehingga semakin besar pula peluang kejahatan yang mungkin terjadi tanpa adanya pengamanan ganda dari pengguna sendiri. Maka dari itu, setiap individu harus peka terhadap berbagai akun dan data yang masuk ke dalam platform apa pun.

“Tanpa bantuan VPN ini segala data hingga riwayat yang pernah terekam oleh internet akan menjadi ladang baru bagi berbagai pihak, seperti pengambilan data untuk kepentingan marketing hingga penyalinan data untuk tindakan tertentu oleh pihak tak dikenali,” paparnya.

Untuk itu, disarankan untuk tidak menggunakan VPN gratis. Karena kalau VPN gratis mendapatkan dana dari penjualan data secara ilegal. Di berbagai negara, banyak sekali kasus tentang penjualan data orang yang menggunakan VPN gratis oleh penyedianya. Pihak yang bersedia membeli adalah pihak ketiga, seperti korporasi yang ingin mengirim spam ke e-mail atau bisa juga para hacker.

“Namun, bagi kalian pengguna VPN berbayar, tidak perlu khawatir akan risiko ini. Pasalnya, para penyedia VPN berbayar umumnya memiliki aturan yang ketat dan jaminan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jangan Anggap Sepele Berita Hoaks

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) bekerja sama dengan Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:  Tips Mengurangi ‘Screen Time’ Anak

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Hospital Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Teknologi AI hingga Robotik Kesehatan 

Tangerang, Venuemagz.com - PT Okta Sejahtera Insani kembali menyelenggarakan Indonesia International Hospital Expo untuk...

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 500 Brand dan 20.000 Buyer

Jakarta, Venuemagz.com -- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan segera digelar pada 4-6...

Grand Hotel De Djokja Mengangkat Warisan Sejarah Indonesia ke Panggung Dunia

Yogyakarta, Venuemagz.com — Grand Hotel De Djokja memperoleh pengakuan internasional dari LaListe dalam kategori...

Keong Emas TMII Dijadikan Pusat Event Ekraf Lintas Generasi 

Jakarta, Venuemagz.com - Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan dioptimalkan sebagai pusat...

HUB.ID Dorong Pertumbuhan Startup Digital

Indonesia saat ini terus mendorong akselerasi transformasi digital nasional yang ditandai dengan berbagai upaya...

Dampak Positif Digital Terhadap Dunia Pendidikan

Dunia digital mendorong warga untuk memerlukan keterampilan teknis untuk mengakses medium-medium penunjang komunikasi dan...

Langkah Tegas Mencegah Konten Porno Di Internet

Sejak era digital dimulai, akses informasi meluncur deras ke semua pengguna teknologi. Konten pornografi,...