Ragam Ide Usaha Menguntungkan

Friday, 03 December 21 Venue
EOS 1D X Mark III

Berbagai lapisan masyarakat di Indonesia sedang gencar mencari ide peluang usaha di tahun 2022. Menurut Anjani Adyalaksmini, CMO at PT. Laksmindo Bahtera, mengikuti tren-tren baru terkadang berisiko, tetapi, juga bisa sangat bermanfaat.

“Kamu mungkin menyadari bahwa banyak ide-ide bisnis yang semakin populer akhir-akhir ini,” kata Key Opinion Leader itu, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (01/12/2021).

Meskipun bukan entrepreneur berpengalaman, kata dia, tahun ini menyediakan beragam kesempatan untuk membangun bisnis yang mumpuni. “Banyak juga peluang usaha di 2020-2021 yang belum tersentuh dan bisa dikembangkan banyak pengusaha agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Anjani.

Menurut dia, terdapat beberapa ide usaha yang menguntungkan, di antaranya:

  • Drop shipping

Apakah ingin menjual produk secara online tetapi tidak memiliki budget untuk membeli dan menyimpan inventaris? Drop shipping adalah model bisnis e-commerce di mana pemilik tidak perlu mengelola produk fisik apapun. Yang harus dilakukan pemilik hanyalah menyiapkan toko online dan bermitra dengan pemasok yang siap menyimpan, mengemas, dan mengirimkan pesanan ke pelanggan. Bisnis drop shipping digadang-gadang menjadi ide peluang usaha terlaris 2021 karena pandemi Covid-19 yang belum terlihat juga penghujungnya.

  • Bisnis tumbuhan atau tanaman hias
BACA JUGA:   Agar Konten Bisnis Menjadi Favorit

Koleksi tanaman di halaman rumah atau di sudut ruangan bukan hal baru lagi buat para ibu. Akan-tetapi, peluang usaha di bidang tanaman kini punya porsi besar sejak pandemi melanda. Untuk menghilangkan jenuh, banyak pekerja WFH menekuni tanaman hias sebagai hobi baru di tengah kesibukan. Cara berjualannya tidak lagi konvensional di tengah kota dengan halaman luas untuk memajang tanaman. Dengan bantuan akun Instagram dan layanan kirim foto di aplikasi lainnya, sudah bisa memasarkan dengan mudah dan efisien.

  • Jasa pembuatan konten

Pernah dengar profesi content creator atau branding consultant? Dua profesi ini bisa menjadi ide peluang usaha yang besar di tahun 2021. Pasalnya, hampir semua jenis usaha kini dikenalkan lewat dunia maya yang bisa diakses infonya kapanpun di manapun. Untuk mengenalkan suatu produk atau meningkatkan awareness pada produk tersebut, perusahaan butuh materi promosi yang tepat dalam bentuk konten yang menari, sesuai ujaran digital.

  • Kelas online
BACA JUGA:   Banyak Keuntungannya, Ini Tips Belanja Online

Permintaan akan pendidikan telah membuka kemungkinan yang luas bagi para wirausahawan untuk memulai usaha sendiri. Namun, dikarenakan pandemi belum berakhir, peluang terbaik untuk membuka usaha berbasis pendidikan adalah dengan mengadakan kelas atau kursus online.

  • Katering makanan sehat

Bagi penggemar bidang kuliner, peluang usaha katering kini kembali ramai ditekuni oleh para pengusaha. Dengan beragam inovasi yang apik, ide peluang usaha ini telah meluas dan digadang-gadang akan sukses selama 2021. Menu katering yang sekarang banyak diminati adalah menu-menu diet yang tetap nikmat disantap. Tampilan kemasan dan jasa pengantaran yang bebas ongkos juga jadi kelebihan yang semakin menarik para pekerja.

  • Jasa fotografi

Kamu punya keahlian dan hobi fotografi? Maksimalkan potensi menjadi ide peluang usaha. Bisnis fotografi saat ini sudah merambah luas menjadi berbagai jenis bisnis. Sejalan dengan peluang usaha di bidang jasa pembuatan konten, fotografi sekarang juga jadi elemen penting dalam keperluan promosi. Membuka usaha kuliner hingga promosi peluncuruan start-up akan memerlukan jasa fotografer untuk mendapatkan gambar-gambar terbaik.

BACA JUGA:   Memilah Kata di Dunia Maya

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).