Berkolaborasi Ajak Anak Muda Berinvestasi

Friday, 28 July 23 Bayu Hari

Kolaborasi sebuah keniscayaan dalam berkompetisi di dunia bisnis. Melalui kolaborasi, hal kompleks yang dijumpai ketika berbisnis atau terlihat lebih sederhana.

Hal itu menginspirasi Bibit.id, sebuah aplikasi investasi berbasis digital, untuk berkolaborasi dengan Hijack Sandals, brand lokal yang didirikan pada 2010 silam. Wujud nyata kolaborasi itu ditandai dengan peluncuran koleksi terbatas berupa produk sandal bernama Vestio.  

“Ini adalah kesekian kalinya Bibit berkolaborasi dengan brand dan komunitas gaya hidup dan kebudayaan. Fashion adalah sebuah bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang, dan bagi kami ini merupakan sebuah gerakan bersama untuk mengajak pemuda-pemudi Indonesia agar menjadikan investasi sebagai bagian dari kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari mereka,” kata Angie Anandita Tjhatra, Head of Digital Marketing Bibit. 

BACA JUGA:   Kemeriahan HUT RI di GWK Cultural Park

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Vestio berasal dari kata dalam bahasa Latin “Vest” yang artinya adalah berpakaian. Seiring waktu, definisi kata ini mengalami pengembangan makna menjadi “memberikan seseorang kekuatan untuk melakukan sesuatu”. Dari sinilah, Vestio mewakili pesan bahwa siapa pun berhak untuk berinvestasi dengan benar dalam rangka mencapai tujuan-tujuan keuangan mereka, baik di masa kini maupun di masa depan.

Senada dengan Angie, Co-Founder Hijack Sandals, Zaky Gufron, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Bibit merupakan bentuk keyakinan bahwa investasi dan gaya hidup, dalam hal ini fashion, merupakan dua hal penting dalam hidup yang dapat berjalan beriringan. “Hijack Sandals sadar kalo ada banyak orang yang belum melihat fashion sebagai investasi dan melalui kolaborasi ini, kami ingin ikut membantu untuk membangun perspektif bahwa investasi dan fashion adalah dua hal yang dapat berjalan bersama,” katanya.

BACA JUGA:   Menpar: Budaya Menjadi Nilai Jual Sebuah Desa Wisata

Angie menambahkan, kehadiran Bibit telah membantu hampir lima juta investor di lebih dari 500 kota di Indonesia dalam berinvestasi di berbagai kelas aset seperti reksa dana, obligasi pemerintah primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Project Based Sukuk (PBS), Fixed Rate (FR), dan saham.

Ia juga menegaskan dukungan Bibit terhadap Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam Roadmap ini, OJK menargetkan jumlah investor mencapai >20 juta Single Investor Identification (SID) pada tahun 2027, naik hampir dua kali lipat dari jumlah investor Tanah Air di bulan Juni 2022, di mana angkanya berada di kisaran 11,2 juta investor.

BACA JUGA:   Epson Indonesia Rayakan Ulang Tahun dengan Menanam Mangrove

“Dalam rangka mendukung target ini, kami menyadari bahwa Bibit tidak dapat melakukannya sendirian. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Hijack Sandals dan akan terus menghadirkan inovasi serta kolaborasi yang relevan untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” tutup Angie.