Kemenparekraf Berikan Antisipasi Untuk Meminimalisir Kecelakaan Bus Pariwisata

Wednesday, 29 June 22 Bonita Ningsih

Maraknya kasus kecelakaan bus pariwisata di beberapa daerah Indonesia menumbuhkan rasa empati dari berbagai pihak khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Oleh sebab itu, Kemenparekraf, telah menyiapkan beberapa strategi untuk meminimalisir kasus tersebut mengingat momen libur sekolah sudah di depan mata.

“Kami sangat berempati dengan kecelakaan bus pariwisata seperti yang baru-baru ini terjadi di destinasi unggulan kita, Bali. Setelah dilakukan penelitian ternyata kecelakaan ini terjadi karena kelalaian supir bus dan juga kondisi kendaraan yang tidak layak,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara hybrid.

Untuk meminimalisir kasus tersebut, Kemenparekraf, telah menginstruksikan kepada para tour leader agar menyiapkan bus pariwisata yang layak pakai. Menurutnya, sebagai garda terdepan dari sektor parekraf, sudah seharusnya tour leader mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para wisatawan selama perjalanan.

BACA JUGA:   Usai MotoGP Digelar, Sirkuit Mandalika Kebanjiran Event

“Mereka harus tepat dalam memilih bus pariwisata dan pastikan pengemudi tidak mengantuk selama perjalanan. Mereka juga harus dalam keadaan sehat dan 100 persen fit saat memandu kegiatan pariwisata. Terpenting adalah menerapkan protokol kesehatan yang disiplin selama perjalanan,” jelas Sandiaga.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan kelompoknya sendiri, dapat lebih hati-hati dalam memilih bus pariwisata. Selain dari kondisi fisiknya, masyarakat juga harus memastikan bahwa bus pariwisata tersebut sudah terdaftar secara resmi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BACA JUGA:   Omzet Wisata Gunung Terjun Bebas

Bus pariwisata yang terdaftar resmi dapat dilihat melalui Spionam yang disediakan Kemenhub untuk mencegah maraknya angkutan ilegal yang beroperasi di jalanan. Spionam merupakan sebuah sistem informasi perizinan portal angkutan dan multimoda yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat umum.

“Di sini, masyarakat dapat mengetahui dan memilah angkutan pariwisata yang aman dan nyaman karena sudah memiliki izin resmi. Safety first, karena keselamatan baik penumpang dan pengemudi merupakan yang utama,” ucapnya lagi.