BerandaNewsKemenparekraf Berikan Antisipasi Untuk Meminimalisir Kecelakaan Bus Pariwisata

Kemenparekraf Berikan Antisipasi Untuk Meminimalisir Kecelakaan Bus Pariwisata

Published on

spot_img

Maraknya kasus kecelakaan bus pariwisata di beberapa daerah Indonesia menumbuhkan rasa empati dari berbagai pihak khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Oleh sebab itu, Kemenparekraf, telah menyiapkan beberapa strategi untuk meminimalisir kasus tersebut mengingat momen libur sekolah sudah di depan mata.

“Kami sangat berempati dengan kecelakaan bus pariwisata seperti yang baru-baru ini terjadi di destinasi unggulan kita, Bali. Setelah dilakukan penelitian ternyata kecelakaan ini terjadi karena kelalaian supir bus dan juga kondisi kendaraan yang tidak layak,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara hybrid.

Untuk meminimalisir kasus tersebut, Kemenparekraf, telah menginstruksikan kepada para tour leader agar menyiapkan bus pariwisata yang layak pakai. Menurutnya, sebagai garda terdepan dari sektor parekraf, sudah seharusnya tour leader mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para wisatawan selama perjalanan.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Hadirkan Food Truck Hingga Festival Jajanan Bango di Mandalika

“Mereka harus tepat dalam memilih bus pariwisata dan pastikan pengemudi tidak mengantuk selama perjalanan. Mereka juga harus dalam keadaan sehat dan 100 persen fit saat memandu kegiatan pariwisata. Terpenting adalah menerapkan protokol kesehatan yang disiplin selama perjalanan,” jelas Sandiaga.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan kelompoknya sendiri, dapat lebih hati-hati dalam memilih bus pariwisata. Selain dari kondisi fisiknya, masyarakat juga harus memastikan bahwa bus pariwisata tersebut sudah terdaftar secara resmi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BACA JUGA:  Ini Syarat Berkunjung ke Bali Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri 

Bus pariwisata yang terdaftar resmi dapat dilihat melalui Spionam yang disediakan Kemenhub untuk mencegah maraknya angkutan ilegal yang beroperasi di jalanan. Spionam merupakan sebuah sistem informasi perizinan portal angkutan dan multimoda yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat umum.

“Di sini, masyarakat dapat mengetahui dan memilah angkutan pariwisata yang aman dan nyaman karena sudah memiliki izin resmi. Safety first, karena keselamatan baik penumpang dan pengemudi merupakan yang utama,” ucapnya lagi.

spot_img
spot_img

INAMICE 2026 Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses menghadirkan 185 peserta offline dan 107 peserta online dari...

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...