BerandaNewsJepang Izinkan Turis Asal Indonesia Masuk Tanpa Karantina dan Sertifikasi Vaksinasi

Jepang Izinkan Turis Asal Indonesia Masuk Tanpa Karantina dan Sertifikasi Vaksinasi

Published on

spot_img

Setelah melewati pandemi COVID-19 kurang lebih dua tahun, akhirnya Jepang membuka pintu pariwisatanya untuk turis asal Indonesia. Pembukaan pariwisata ini dilakukan pada 10 Juni 2022, setelah pemerintah Jepang memasukkan Indonesia ke dalam kategori negara dengan zona biru.

“Jadi, di Jepang itu ada kategori negara dengan warna merah, kuning, dan biru. Warna biru artinya negara tersebut sudah dapat masuk ke Jepang, salah satunya adalah Indonesia,” kata Akita Priandana, Manager Japan National Tourism Organization (JNTO) Jakarta Office.

Pengelompokan negara ke dalam kategori warna tersebut telah dilakukan lebih dulu oleh pemerintah Jepang pada tanggal 1 Juni 2022. Kategori warna tersebut digunakan untuk menentukan syarat masuk bagi turis asing ke Jepang.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Dorong Penyelenggaraan Event Untuk Kembangkan Destinasi Wisata

“Jadi, per tanggal 1 Juni itu ada pembaruan regulasi yang berkaitan dengan syarat masuk ke Jepang. Beberapa di antaranya terkait tes COVID-19 dan durasi karantina setelah tiba di Jepang,” Akita menambahkan.

Melalui aturan baru tersebut, kuota turis asing yang masuk ke Jepang juga telah ditambahkan. Jika sebelumnya jumlah kedatangan ditentukan maksimal 10.000 per hari, saat ini ditambahkan menjadi 20.000 turis per hari.

BACA JUGA:  Lima Desa Wisata yang Dapat Dikunjungi Setelah Menonton MotoGP Mandalika

Selain itu, negara dengan kategori biru juga akan mendapatkan kemudahan lainnya untuk masuk ke negeri sakura tersebut. Menurut Amano Izumi, Executive Director JNTO Jakarta Office, negara dengan kategori biru dapat berwisata ke Jepang tanpa harus karantina dan tidak perlu menunjukkan sertifikasi vaksinasi COVID-19. Kendati demikian, seluruh turis harus tetap melakukan tes PCR 72 jam sebelum keberangkatan ke Jepang.

“Dengan senang hati kami ingin menyambut kembali turis asal Indonesia untuk berwisata ke Jepang. Saya harap sudah banyak masyarakat Indonesia yang rindu Jepang dan ingin segera berwisata ke Jepang,” ujar Izumi.

BACA JUGA:  Enam Desa Wisata Peninggalan Megalitikum yang Dapat Dikunjungi Wisatawan

Seluruh pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui acara webinar yang diselenggarakan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) bekerja sama dengan JNTO Jakarta pada 23 Juni 2022. Webinar dengan tajuk “Japan Reopening” dilakukan untuk memberitahukan informasi terkait pembukaan perbatasan Jepang untuk wisatawan kepada seluruh anggota ASTINDO.

“Semoga melalui webinar ini, kalian semua bisa memahami regulasi dan ketentuan untuk berwisata kembali ke Jepang. Kami juga harap kalian semua dapat mengirimkan banyak turis dari Indonesia untuk berwisata ke Jepang,” ucap Izumi lagi.

spot_img
spot_img

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

Hong Kong Hapus Aturan Karantina Hotel

Pada 26 September 2022 lalu, Hong Kong telah menerapkan pengaturan baru bagi para pendatang...

Hong Kong Tourism Board Luncurkan Kampanye Pariwisata Baru Untuk Gaet Wisatawan Indonesia

Pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap industri, terutama pariwisata. Salah satu negara yang merasakan...

Pemprov Sulut Buka Penerbangan Langsung Korsel-Manado

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membuat nota kesepahaman dengan maskapai penerbangan asal Korea Selatan, Jeju...