BerandaNewsKemenpar Catat Ada Peningkatan Pergerakan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Saat Libur...

Kemenpar Catat Ada Peningkatan Pergerakan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Saat Libur Lebaran 2026

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Libur Lebaran menjadi momentum paling dinantikan banyak orang khususnya bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik. Pada Lebaran tahun ini, tercatat adanya lonjakan pergerakan masyarakat yang signifikan termasuk ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR). 

Berdasarkan pantauan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI), realisasi pergerakan penumpang ke 10 DPP periode Lebaran 2026 ada 6,66 juta pergerakan. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 13,74 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang berjumlah 5,86 juta pergerakan.

BACA JUGA:  Dyandra Genjot Event Nasional dan Internasional di Semester Dua

Sepuluh DPP tersebut meliputi Danau Toba Sumatera Utara, Lombok Gili Tramena – Mandalika Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Borobudur Yogyakarta Prambanan Jawa Tengah, Tanjung Kelayang Bangka Belitung, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur. Lalu ada Manado-Likupang, Morotai Maluku Utara, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan terakhir Raja Ampat Papua Barat Daya.

Sementara itu, 3 DPR juga mengalami peningkatan pergerakan penumpang pada Lebaran 2026 sebesar 6,1 juta pergerakan. Jumlah ini meningkat 24,63 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 sebesar 4,9 juta pergerakan. 

BACA JUGA:  InJourney Lakukan Sejumlah Transformasi Sektor Aviasi dan Pariwisata Indonesia

Tiga DPR tersebut adalah Bali, Greater Jakarta, dan Kepulauan Riau. Destinasi yang menjadi bagian DPR dipilih untuk memulihkan lingkungan dan memberi dampak positif bagi ekonomi lokal yang menjadi bagian dari konsep keberlanjutan. 

“Peningkatan terbesar terjadi di DPP Raja Ampat sebesar 19,9 persen dan Kepulauan Riau sebesar 125,5 persen untuk DPR,” kata Ni Luh Puspa selaku Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta terkait “Dampak Idul Fitri 2026 terhadap Sektor Pariwisata dan Perdagangan”.

BACA JUGA:  AirAsiaGo Luncurkan Kembali Program Telusur Nusantara

Dari aktivitas tersebut, estimasi total pengeluaran masyarakat ke destinasi pariwisata prioritas dan regeneratif mencapai lebih dari Rp12,27 triliun. Angka ini mencerminkan kontribusi yang signifikan yaitu sekitar 61,8 persen dari total estimasi pengeluaran nasional di sektor pariwisata.

“Ke depan, momentum ini akan terus dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan destinasi pariwisata, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pemerataan ekonomi melalui sektor pariwisata di seluruh Indonesia,” ujar Ni Luh. 

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Raja Ampat Jadi Alternatif Destinasi Incentive Travel 

Minat korporat mengadakan program incentive travel ke Raja Ampat mulai tumbuh. Dari jumlah wisatawan...

Tarif Masuk Tempat Wisata di Raja Ampat Naik Hingga 300 Persen

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat kini harus membayar lebih mahal. Wisatawan domestik...

Raja Ampat Fokus Promosi Dua Destinasi Wisata Ini

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat telah membuka kembali pariwisata daerahnya secara bertahap sejak bulan Oktober...