BerandaNewsKemenparekraf Gandeng BMKG Untuk Perkuat Mitigasi Bencana di Sektor Parekraf

Kemenparekraf Gandeng BMKG Untuk Perkuat Mitigasi Bencana di Sektor Parekraf

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperkuat mitigasi bencana di sektor wisata dan ekonomi kreatif. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilakukan Ni Wayan Giri Adnyani selaku Sekretaris Kemenparekraf serta Sekretaris Utama BMKG, Dwi Sutrisno.

Kerja sama ini dilakukan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada di kawasan cincin api atau ring of fire. Kondisi ini membuat sejumlah daerah di Indonesia menjadi kawasan rawan bencana alam yang menimbulkan kekhawatiran bagi dunia pariwisata.

BACA JUGA:  OYO Hadirkan Dua Teknologi Unggulan Untuk Digitalisasi Desa Wisata

“Bencana memang tidak bisa kita hindari, tapi, kita harus memiliki upaya-upaya untuk melakukan mitigasi,” kata Giri, begitu sapaan akrabnya.

Oleh sebabnya, kolaborasi ini dinilai memiliki manfaat yang besar untuk keberlangsungan sektor parekraf di Indonesia. Menurutnya, BMKG dapat memberikan informasi kepada wisatawan terkait perkiraan cuaca sehingga wisatawan akan merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan wisata.

Giri menjelaskan bahwa pembangunan kepariwisataan nasional tercermin pada Undang-Undang Kepariwisataan Nomor 10 Tahun 2009 tentang Tujuan Pembangunan Kepariwisataan. Pembangunan itu bukan hanya untuk aspek ekonomi, tetapi, juga termasuk pelestarian lingkungan, budaya, dan juga pembangunan bangsa, yang diterjemahkan dalam kebijakan destinasi pariwisata berkelanjutan.

BACA JUGA:  Maskapai Penerbangan Hindari Jalur Udara Iran

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan dari BMKG yang terus konsisten dan komitmen untuk bersinergi dan melangkah bersama Kemenparekraf dalam upaya menciptakan iklim yang kondusif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Giri.

Giri juga berharap agar perjanjian kerja sama ini dapat berjalan lancar dengan mendayagunakan sumber daya, kemampuan, serta potensi masing-masing pihak. Dengan cara melalui pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika untuk mendukung kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA:  Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Sekretaris Utama BMKG, Dwi Sutrisno, berjanji segera menindaklanjuti kerja sama itu agar dapat menunjang kebangkitan sektor parekraf. Dalam hal ini, BMKG akan menyiapkan berbagai upaya salah satunya dengan menyajikan infografis perkiraan cuaca di berbagai destinasi tanah air. Perkiraan cuaca tersebut juga dapat dimanfaatkan di berbagai kegiatan parekraf.

“BMKG siap melanjutkan kolaborasi dan mendukung sektor pariwisata untuk dapat segera bangkit. Seperti yang kita ketahui bersama, pariwisata sejak dulu merupakan salah satu sektor yang cukup diandalkan namun terdampak akibat pandemi COVID-19,” ucap Dwi.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...