BerandaNewsKemenparekraf Hadirkan Pelatihan Digitalisasi Bagi Pelaku Ekraf

Kemenparekraf Hadirkan Pelatihan Digitalisasi Bagi Pelaku Ekraf

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) mengajak pelaku usaha ekonomi kreatif untuk memanfaatkan digitalisasi terutama saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Hal pertama yang dapat dilakukan adalah berjualan online dengan memanfaatkan sosial media atau platform pendukung lainnya.

“Saat PPKM ini, banyak perusahaan yang melakukan WFH (work from home), termasuk kami dari Kemenparekraf. Dengan tidak kemana-kemana, kami yang menjalankan WFH ini akan memanfaatkan digitalisasi untuk melakukan berbagai hal,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

BACA JUGA:  Mengenal Wisata di Talaud, Pulau Terluar di Indonesia

Oleh karena itu, para pelaku ekraf diharapkan dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mempromosikan barang jualannya melalui digital. Dengan mengandalkan teknologi, pelaku ekraf tidak terbatas oleh ruang dan waktu untuk memasarkan produknya.

Selain itu, Sandiaga, juga meminta agar pelaku ekraf dapat memanfaatkan kondisi saat ini untuk meningkatkan keterampilannya di dunia digital. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan konten-konten kreatif berbasis digital.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Membentuk Indeks Khusus Emiten Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Mereka bisa menggunakan inovasi dan kreativitasnya di rumah saja menggunakan platform digital yang mereka punya dan gunakan,” Sandiaga menambahkan.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Kemenparekraf, telah menyusun sejumlah strategi bagi para pelaku ekraf yang ingin mengembangkan usahanya ke arah digitalisasi. Beberapa di antaranya adalah bantuan permodalan hingga pelatihan keterampilan terkait digitalisasi UMKM seperti penjualan online dan pembuatan konten kreatif.

BACA JUGA:  Ada 4.400 Kamar Hotel Baru di Jakarta dan Bali

“Konten kreatif ini penting sekali untuk menarik masyarakat agar membeli produk UMKM tersebut. Maka dari itu, kita harus memiliki program-program pelatihan pembuatan konten-konten kreatif bagi mereka agar penjualan dapat semakin meningkat,” ungkap Sandiaga.

spot_img
spot_img

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...