BerandaNewsKolaborasi Kemenparekraf dengan Jejak.in Untuk Mewujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Kolaborasi Kemenparekraf dengan Jejak.in Untuk Mewujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Published on

spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkomitmen untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Langkah terbaru yang telah dilakukan Kemenparekraf untuk mewujudkan hal tersebut adalah berkolaborasi dengan Jejak.in.

Dalam hal ini, Kemenparekraf bersama Jejak.in berkolaborasi untuk meluncurkan aplikasi Carbon Footprint Calculator dan Offsetting (CPFC). Program CFPC merupakan upaya Kemenparekraf dalam melakukan pengimbangan nilai emisi yang telah dihasilkan dengan menyerap jejak karbon demi membantu mencegah dampak buruknya pada iklim.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa kolaborasi platform aplikasi CFPC merupakan sinergi inisiatif pelaku pariwisata di destinasi dalam rangka penerapan CFPC. Tak hanya itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk menampilkan prototyping Carbon Footprint Calculator (CFPC) dalam rangka penguatan reputasi pariwisata menjelang Presidensi G20. 

BACA JUGA:  Pemerintah Alokasikan Rp1,2 Triliun untuk Menarik Investor Pariwisata

Selain itu juga untuk monitoring carbon-offset di destinasi menuju skema carbon trading di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Menparekfaf juga berharap agar program Carbon Footprint Calculator (CFPC), dapat meningkatkan nilai reputasi dan kepercayaan publik pada sektor pariwisata serta menguatkan gerakan climate friendly tourism.

“Saya sampaikan secara tegas bahwa kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif harus intended, bahwa isu-isu lingkungan ini menjadi isu utama kita. Maka hari ini kita kick off program ini, dan kita harapkan menjadi pembuka untuk berkolaborasi dengan banyak stakeholder,” jelas Sandiaga.

BACA JUGA:  ITTA 2021 Berikan 46 Penghargaan Termasuk Indonesia Lifetime Achievement

CEO Jejak.in, Arfan Arlanda, mengaku bangga dengan inisiatif Kemenparekraf untuk menjalankan pariwisata yang ramah lingkungan. Ia berharap program ini secara signifikan mendukung perubahan iklim dan capaian target emisi di Indonesia.

“Semoga inisiatif yang luar biasa ini tidak berhenti sampai di sini, dan bisa diimplementasi ke seluruh industri pariwisata, di sektor swasta sebagai pelaku ekonomi langsung sehingga memberikan dampak yang sangat besar untuk di Indonesia,” ungkap Arfan.

BACA JUGA:  OYO Hadirkan Dua Teknologi Unggulan Untuk Digitalisasi Desa Wisata

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Carbon Footprint Calculator (CFPC), dapat mengaksesnya pada laman Indonesia.travel page. Berbagai informasi terkait program CFPC juga akan dibagikan melalui website tersebut sehingga memudahkan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

“Kita pastikan gerakan ini menjadi gerakan nasional yang mengatasi berbagai krisis akibat perubahan iklim dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” Sandiaga menambahkan.

Melihat Tren Perjalanan Insentif di Indonesia Outing & Incentive Travel Expo 2026

Tangerang, Venuemagz.com – Bagi sebagian karyawan, mendengar kata outing mungkin langsung terbayang perjalanan bersama...

Cetak Lebih Besar Hemat Ruang, Epson Luncurkan SureColor V4000

Jakarta, Venuemagz.com – Epson memperkenalkan SureColor V4000, printer UV flatbed terbaru yang memperluas jajaran...

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Timeless Festivities di Amarterra Villas Resort Bali Nusa Dua, Autograph Collection 

Bali, Venuemagz.com - Menjelang liburan akhir tahun, Amarterra Villas Resort Bali Nusa Dua, Autograph...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Hong Kong Hapus Aturan Karantina Hotel

Pada 26 September 2022 lalu, Hong Kong telah menerapkan pengaturan baru bagi para pendatang...