BerandaNewsPengelolaan JICC Menyumbang 50 Persen Pendapatan PPKGBK

Pengelolaan JICC Menyumbang 50 Persen Pendapatan PPKGBK

Published on

spot_img

Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) menargetkan pendapatan hingga Rp600 miliar per tahun. Separuh dari target tersebut diharapkan dapat diperoleh dari pengelolaan Jakarta Convention Center (JCC), atau yang kini bernama Jakarta International Convention Center (JICC). 

“Kami mengelola secara mandiri untuk meningkatkan revenue. Dan seharusnya dari apa yang kita sudah dapat hari ini, sekitar 50 persen bisa didapat dari JICC,” kata Sri Lestari Puji Astuti, Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PPKGBK sekaligus Ketua Tim Transisi Blok 14. 

BACA JUGA:  Kantongi Empat Perizinan Agar Pameran Bisa Berjalan

lebih lanjut ia menjelaskan, target pendapatan PPKGBK naik sekitar 100 persen dari sebelumnya, menjadi Rp600 miliar per tahun. Dengan berakhirnya perjanjian Build Operate and Transfer (BOT) Blok 14 pada 21 Oktober 2024, dan kemudian diputuskan untuk dikelola secara mandiri, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan PPKGBK.

Sementara itu, keputusan pengelolaan Blok 14 secara mandiri oleh PPKGBK itu kemudian berbuntut pada gugatan hukum. PT Graha Sidang Pratama, selaku pengelola JCC, menggugat PPKGBK karena dinilai melanggar perjanjian. 

BACA JUGA:  Selama Proses Hukum, Event di JCC Dipastikan Tetap Berjalan

Yosep Badoeda, Kuasa Hukum PT GSP, mengatakan, ada tiga original intent dari perjanjian kerja sama pada tahun 1991, yaitu membangun gedung, mengelola selama 30 tahun, dan perpanjangan.  

“Ternyata setelah 30 tahun, PPKGBK menghentikan salah satu intent, yaitu perpanjangan pengelolaan dengan alasan mau mengelola sendiri. Artinya, melanggar kesepakatan di awal,” ujar Yosep. 

BACA JUGA:  Korea Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Dalam gugatannya disebutkan, tergugat (PPKGBK) untuk melakukan perpanjangan kerjasama dengan syarat-syarat yang telah disepakati bersama atau menghukum tergugat dengan membayar kerugian kepada PT GSP sebesar Rp1,6 triliun jika perjanjian tidak diperpanjang. 

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Akibat Penutupan Akses JCC, Sejumlah Event Direncanakan Pindah ke JIExpo

Penutupan akses menuju Jakarta Convention Center (JCC) oleh Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno...

Tak Ada Lagi Kegiatan Pameran dan Meeting di JCC 

Jakarta Convention Center (JCC) telah membangun reputasinya selama lebih dari 30 tahun sebagai ikon...

Pengelola JCC Menyayangkan Penutupan Akses ke JCC

Menyusul terjadinya penutupan akses ke Jakarta Convention Center (JCC) secara sepihak oleh Kemensetneg melalui...