BerandaEventJTF Usulkan Pameran Masuk ke SK Nomor 2976

JTF Usulkan Pameran Masuk ke SK Nomor 2976

Published on

spot_img

“Salah satu sub kegiatan sektor yang dampaknya cukup besar, yaitu pameran, malah belum dimasukkan ke dalam kebijakan tersebut. Melalui pertemuan ini, kami meminta agar Disparekraf bisa memasukkan pameran ke dalam SK tersebut, dengan syarat protokol kesehatan yang ditegakkan secara ketat dan disiplin,” ungkap Salman.

Ia melihat banyak sektor lainnya yang berdampak cukup besar dengan tidak adanya penyelenggaraan pameran selama pandemi, seperti kebutuhan makan, minum, transportasi, jasa logistik, transaksi perbankan, dan para UMKM. Selain itu, layanan akomodasi dan venue juga memiliki dampak yang besar karena tidak beroperasi selama kurang lebih enam bulan lamanya.

BACA JUGA:  Asperapi Berbagi 2017 di Wilayah Banten

“Oleh karena itu, kami menilai perlu diusulkan kegiatan pameran untuk dimasukkan ke dalam revisi atau keputusan ini,” Salman menambahkan.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian atas implementasi kebijakan adalah agar adanya koordinasi dan kesamaan penerapan kebijakan dengan pihak otoritas terkait sehingga nantinya tidak menyulitkan dan membingungkan bagi pihak penyelenggara/pelaku usaha dan pengelola tempat wisata dalam pelaksanaan serta pengurusan izin.

BACA JUGA:  Pameran INDES Tunjukkan Potensi Bisnis MICE di Indonesia

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE) khusus penyelenggaraan pameran. Seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) adaptasi kebiasaan baru telah ditetapkan dan pihaknya juga sudah melakukan simulasi terkait penyelenggaraan pameran di masa transisi.

“Terakhir ini kami ingin diberi kesempatan untuk menjalankan kegiatan pameran sebagai pembuktian bahwa protokol yang kami tetapkan dapat berjalan dengan baik,” ucap Andre.

BACA JUGA:  Dorong Kerja Sama Strategis Regional, MyCEB Lakukan Misi Dagang ke Indonesia

“Saya yakin kita semua akan mengawal dan menjaga agar semua berjalan dengan baik karena kita juga tidak mau mengambil risiko sekecil apa pun dengan kehilangan atau ditutupnya ladang rezeki kita semua,” ujar Andre.

spot_img

Accor Hadirkan Satori Resort – Handwritten Collection Pada 2028

Bali, Venuemagz.com -- Bekerja sama dengan PT Satori Nusa Dua Resort, Accor menandatangani kerja...

Nikmati Kebersamaan Melalui Makanan di Hotel Ciputra Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com – Hotel Ciputra Jakarta menghadirkan program kuliner terbaru dengan mengusung judul “Pass...

Paviliun Raden Saleh Resmi Beroperasi, Harmonisasi Budaya dan Hospitality di Taman Ismail Marzuki

Jakarta, Venuemagz.com -- Sehubungan dengan dimulainya kegiatan operasional Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated (PRS),...

Harga Avtur Naik, Tiket Mahal, Bali Terancam, Berharap Kemenpar Bergerak

Jakarta, Venuemagz.com — Kenaikan harga avtur global mulai menekan industri pariwisata nasional. Dampak paling...

Visa yang Membungkam Pameran

Jakarta, Venuemagz.com - Indonesia sedang "berlari" menuju panggung dunia. Di atas kertas, negeri ini...

AFECA Convention 2025, A20, dan IBEF: Langkah Indonesia Ke Puncak Panggung MICE Asia

Jakarta, Venuemagz.com - Indonesia bersiap menjadi sorotan baru di panggung industri MICE Asia. Melalui...

ASPERAPI Tanggapi Kerusuhan Nasional, Soroti Dampak pada Industri Pameran 

Jakarta, Venuemagz.com - Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) telah mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan keprihatinan...