Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Perbanyak Event di Candi Borobudur

Wednesday, 18 May 22 Bonita Ningsih

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya untuk mendatangkan banyak wisatawan ke destinasi super prioritas Candi Borobudur. Salah satu cara yang dilakukan Kemenparekraf adalah dengan menghadirkan berbagai event berskala nasional maupun internasional di kawasan Candi Borobudur. 

Event pertama yang hadir di Candi Borobudur pasca libur lebaran adalah perayaan Hari Raya Waisak. Perayaan dilakukan di Taman Lumbini kawasan Candi Borobudur pada tanggal 14 hingga 16 Mei 2022 silam.

Pada penyelenggaraan Waisak tahun ini, umat Buddha diperbolehkan mengikuti acara ini secara massal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Tak hanya itu, acara ini juga telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk melihat langsung rangkaian perayaan Waisak 2022.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Siapkan Barcode Untuk Pengunjung World Travel Market London 2021

”Semoga perayaan tahun ini dapat mengangkat dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya masa lalu sebagai salah satu eksistensi bangsa ini,” kata Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dari tahun ke tahun, acara ini menumbuhkan antusiasme yang tinggi dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh sebabnya, acara ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional dengan terbukanya peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja melalui pemberdayaan kepada UMKM terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tadi kami mendapat laporan semua hotel penuh sehingga kami tinggal di Balkondes Karanganyar. Restoran juga mendapatkan pesanan yang membludak, dan ini betul-betul menggeliatkan pariwisata, membangkitkan ekonomi kreatif khususnya di destinasi super prioritas Borobudur,” jelas Sandiaga. 

BACA JUGA:   Kereta Api Indonesia Travel Fair Targetkan Transaksi Rp120 Miliar

Dengan promosi dan juga pengaturan perjalanan yang baik, Sandiaga memprediksi perayaan Waisak di Candi Borobudur bisa mencapai 500 ribu hingga 1 juta wisatawan mancanegara. Namun, dengan kondisi saat ini, jumlahnya masih harus dibatasi.

“Ini yang perlu kita antisipasi dengan baik agar menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi dan UMKM. Kami akan mentabulasi data ini karena kita harapkan ini jadi sinyal baik juga bagi para pelaku usaha seperti homestay yang sekarang juga penuh,” ucapnya lagi. 

Ke depannya, Kemenparekraf, juga akan menggagas event-event berkelas dunia lainnya yang mampu mendatangkan banyak wisatawan. Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf, Rizki Handayani, mengungkapkan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar sebuah acara berhubungan dengan gastronomi.

BACA JUGA:   Kemenparekraf Luncurkan Kampanye Sadar Wisata dan Pengembangan Pemasaran Online di 6 Destinasi Prioritas

“Tanggal 19 Mei 2022 nanti akan ada chef dari Inggris yang akan menggali gastronomi sekitar berdasarkan relief Borobudur. Kita akan buat narasinya untuk kita promosikan,” ujar Kiki begitu sapaan akrab Rizki.

Sejumlah event lainnya juga telah disiapkan pihaknya selama tahun 2022 ini. Menurutnya, event-event yang diadakan nantinya akan dikaitkan dengan relief-relief yang ada di Candi Borobudur.