BerandaFeatureFilipina Siapkan Diversifikasi Produk Pariwisata untuk Memikat Wisatawan Internasional

Filipina Siapkan Diversifikasi Produk Pariwisata untuk Memikat Wisatawan Internasional

Published on

spot_img

Filipina, Venuemagz.com -Diversifikasi produk dan program pariwisata menjadi kunci Filipina untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara.

Pariwisata di Filipina mulai pulih sejak tahun 2023, dan berlanjut hingga 2024 dan 2025. Pada 2021, jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Filipina hanya 163.879 orang, lalu jumlahnya meningkat menjadi 6.484.060 wisman pada 2025.

Pada 2025, devisa yang dihasilkan dari kunjungan wisatawan asing mencapai 694 miliar peso atau sekitar US$11,9 miliar. Kemudian, lama tinggal atau length of stay mencapai 11,9 hari, dengan pengeluaran per hari sekitar US$122,85.

Verna Buensuceso, Undersecretary of the Department of Tourism, Philippines, mengatakan, “Kita tidak hanya pulih, tapi juga membangun momentum untuk terus maju.”

“Apa yang kita butuhkan saat ini untuk mempercepat akselerasi adalah menambah investasi, memperluas konektivitas, dan menjalin lebih banyak kerja sama sehingga sektor pariwisata Filipina tidak hanya kembali ke level sebelum pandemi, tapi juga melampauinya,” ujar Verna saat menjadi pembicara di acara Media Briefing ASEAN Tourism Forum 2026 di Mactan Expo Center, Cebu, Filipina, 28 Januari 2026.

BACA JUGA:  Enam Pendekatan Kesehatan Untuk Pemulihan Pariwisata

Diversifikasi Portofolio

Untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan internasional, Filipina melakukan diversifikasi produk dan program pariwisata.

Misalnya, untuk mempermudah wisatawan asing berkunjung, Filipina memberikan visa gratis bagi turis dari Taiwan, China, dan India. Juga, visa gratis bagi para penumpang kapal pesiar internasional.

Selain itu, Filipina juga memperkenalkan visa digital nomad bagi para remote worker dari luar negeri.

Lalu, Filipina juga memberikan VAT Refund bagi wisatawan asing yang berbelanja di Filipina.

Filipina juga bekerja sama dengan sejumlah negara lain, misalnya dengan Thailand dengan meluncurkan program Two Country One Destination, lalu mempromosikan wisata halal dengan Brunei Darussalam.

Fort san pedro cebu filipina

Strategi lain yang dilakukan Filipina adalah memperkenalkan fasilitas Hop On Hop Off (HOHO) Transit Tours di Metro Manila. Tujuannya adalah untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan, juga untuk menambah devisa dari sektor pariwisata.

Menariknya, Filipina juga menyediakan 12 tourist rest area yang tersebar di seluruh Filipina. Tujuannya supaya perjalanan wisata menjadi lebih nyaman. Fasilitas rest area ini akan memberikan tempat istirahat yang bersih, nyaman, aman, dan mudah diakses tidak hanya oleh wisatawan internasional, tapi juga oleh wisatawan lokal. Targetnya adalah 100 rest area di seluruh Filipina.

BACA JUGA:  ASEAN Tourism Forum TRAVEX 2026 Hasilkan Potensi Bisnis yang Kuat

Filipina juga ingin membangun pariwisata yang inklusif dengan menyediakan fasilitas ramah muslim. Berdasarkan Global Muslim Travel Index 2025, posisi Filipina sebagai destinasi ramah muslim meningkat dari posisi 12 menjadi ke-8.

Pencapaian tersebut diperoleh berkat upaya Filipina untuk memperbanyak restoran bersertifikat halal, hotel ramah muslim, dan program inklusif lainnya untuk wisatawan muslim.

“Saat ini ada 51 hotel yang sudah bersertifikat ramah muslim di seluruh Filipina. Dan kami juga memastikan bahwa di setiap venue besar harus memiliki dapur bersertifikat halal,” ujar Verna.

Diversifikasi produk pariwisata lainnya adalah mempromosikan wisata menyelam di Filipina, wisata golf, sport tourism, mempromosikan Filipina sebagai lokasi syuting film internasional, wisata kapal pesiar, dan juga memperkuat status Filipina sebagai tujuan MICE internasional.

Strategi Pariwisata 2025-2028

BACA JUGA:  NXTGEN Taylor’s University Tampil Berani di Asia MICE Youth Challenge 2025

Marga Nograles, Chief Operating Officer Philippines Tourism Promotion Board, mengatakan, Filipina telah menetapkan empat pilar strategi pariwisata 2025-2028 yang menyatukan pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Pertama, promosi yang akan dilakukan adalah berdasarkan bukti nyata di lapangan selama ini sehingga Filipina dapat mengerti apa kebutuhan wisatawan.

Kedua, Filipina memperkuat jangkauan pariwisata Filipina secara nasional maupun global melalui bekerja sama dengan influencer lokal dan internasional untuk menceritakan keautentikan pariwisata Filipina.

“Ketiga, kami memosisikan Filipina sebagai destinasi MICE utama dengan kemampuan untuk menjadi tuan rumah meeting, incentive, konferensi, dan pameran berskala internasional yang dampaknya sangat bagus untuk ekonomi,” ujar Maria.

Keempat, Filipina terus menjadi kerja sama yang kuat dan bermakna yang mengedepankan pariwisata berkelanjutan serta menerapkan pariwisata berbasis komunitas.

“Komitmen tersebut dapat dilihat saat kami menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum 2026 di awal tahun ini, di mana kami akan memperlihatkan kesiapan Filipina dalam menyambut wisatawan internasional dan mitra dari berbagai belahan dunia,” ujar Maria.

Mulai Dari Rp9 Juta Sudah Bisa Berlayar dengan Kapal Pesiar Disney Adventure

Singapura, Venuemagz.com -- Kapal Pesiar Disney Adventure resmi melakukan pelayaran perdana kepada publik pada...

Bali International Hospital di KEK Sanur Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI

Bali, Venuemagz.com -- Sapporo Cardiovascular Clinic (SCVC), pusat spesialis kardiovaskular yang merupakan bagian dari...

Ramadan Penuh Makna, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Berbagi Inspirasi Bersama ABK

Surabaya, Venuemagz.com - Bulan Ramadan menjadi momen tepat untuk menumbuhkan kepedulian dan berbagi kebaikan....

Atria Hotel Gading Serpong Jamu 600 Karyawan Paramount Enterprise

Tangerang, Venuemagz.com — Atria Hotel Gading Serpong menunjukkan keunggulan fasilitas MICE-nya melalui penyelenggaraan acara...

ASEAN Tourism Forum TRAVEX 2026 Hasilkan Potensi Bisnis yang Kuat

Cebu, Filipina, Venuemagz.com – ASEAN Tourism Forum (ATF) TRAVEX 2026 ditutup dengan sukses besar...

Singapura Targetkan Pertumbuhan Berkualitas Hingga 2040

Filipina, Venuemagz.com -Singapura menyambut 16,9 juta wisatawan internasional sepanjang tahun 2025, atau naik 2,3...

Vietnam Catat Rekor Baru Pariwisata, Targetkan 25 Juta Wisatawan Internasional pada 2026

Filipina, Venuemagz.com -Sektor pariwisata Vietnam menunjukkan kebangkitan luar biasa pasca-pandemi. Pada tahun 2025, negara...