AccorHotels Kembali Akuisisi Hotel Lain

Monday, 21 May 18   17 Views   0 Comments   Harry Purnama
Atton Hoteles
Atton Las Condes

Hanya seminggu sejak AccorHotels mengakuisisi Mövenpick Hotels & Resorts dengan nilai US$567 juta, perusahaan manajemen perhotelan dari Prancis ini belum berhenti memperluas portofolionya. Terbaru, AccorHotels mengakuisisi Atton Hoteles dari Chile sebesar US$105 juta.

AccorHotels mengumumkan telah bekerja sama dengan firma investor dari Chile bernama Algeciras untuk membeli Atton Hoteles yang mengoperasikan 11 hotel di Chile, Peru, Kolombia, dan Florida. Atton Hoteles juga memiliki tiga hotel lain yang sedang dalam proses pembangunan. Hotel-hotel milik Atton tersebut akan di-rebranding menjadi merek Pullman, Novotel, MGallery, dan Mercure.

Atton memiliki spesialisasi hotel-hotel kelas menengah dan atas yang menargetkan wisatawan yang berkunjung ke Amerika Selatan untuk kepentingan bisnis dan leisure.

Selain mengakuisisi Atton Hoteles, AccorHotels dan Algeciras juga menanamkan investasi di perusahaan induk Atton, yakni PropCo. AccorHotels akan memiliki 20 persen saham dan Algeciras sebesar 80 persen.

AccorHotels membayar sekitar US$80,2 juta untuk operasional perusahaan dan US$26,3 juta untuk perusahaan real estate-nya. Setelah lima tahun, AccorHotels memiliki opsi untuk menjual 20 persen sahamnya ke Algeciras.

“Kami sangat bahagia bisa menjalin kerja sama strategis ini dengan Algeciras,” ujar Patrick Mendes, CEO AccorHotels untuk Amerika Selatan. “Dengan portofolio Atton, AccorHotels akan memperkuat posisinya di Amerika Latin, serta melengkapi pelayanannya kepada para tamu dan anggota setianya.”

Pembelian Atton ini merupakan bagian dari strategi AccorHotels untuk ekspansi global. Perusahaan ini memilik target untuk memperkuat keberadaannya di Amerika Selatan. Di regional tersebut, Accor telah memiliki 335 hotel yang beroperasi, serta 166 hotel yang sedang dalam pembangunan, yang mayoritas berada di Brasil.

Selain di Amerika Selatan, AccorHotels juga memperkuat kehadirannya di Cina dengan bekerja sama dengan Ctrip—perusahaan pemesanan wisata online—untuk mengejar wisatawan kelas atas di Cina.