“Kita akan minta tolong ke OJK untuk penangguhan atau relaksasi pinjaman bagi anggota kami yang sangat terkena dampaknya,” dia menambahkan.
Tidak hanya mengatur cash flow, Haryadi juga meminta agar setiap hotel dan restoran di Indonesia melakukan pencegahan terhadap virus COVID-19. Ia mengimbau agar seluruh anggota PHRI dapat menjaga tamu yang datang ke hotel atau restoran agar tidak terpapar virus ini.
“Sebelum masuk ke hotel itu semua orang harus dites kesehatannya dengan thermal scanner. Selain itu, harus dilihat juga tampilan fisiknya, kalau suhu tubuhnya normal, tetapi mukanya pucat, lebih baik diamankan dulu,” ujarnya.
Daeng M. Faqih, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), memberikan beberapa tips untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Beberapa di antaranya ialah tidak melakukan kontak dengan penderita, menghindari orang-orang yang diduga terpapar, khususnya warga negara yang baru datang dari negara-negara yang positif kasus virus Corona, menggunakan masker bagi yang sakit, rutin menjaga kebersihan badan terutama tangan, istirahat cukup, hingga menjaga kesehatan badan dengan makanan bergizi dan olahraga.
“Kalau merasa tubuhnya tidak fit, lebih baik tinggal dulu di rumah. Sedangkan untuk orang yang lanjut usia juga disarankan untuk tidak bepergian dulu karena sangat rentan terkena virus ini. Intinya, adalah jangan panik berlebihan dan menjaga kesehatan tubuh kita,” ujar Daeng.






