BerandaNewsProvider EL Rugi hingga Rp2 Triliun Karena Corona

Provider EL Rugi hingga Rp2 Triliun Karena Corona

Published on

spot_img

Berdasarkan hasil survei Dampak Corona Terhadap Industri Experiential Learning (EL) yang dilakukan Asoasiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) tercatat potensi kerugian provider EL nasional mencapai lebih Rp2 triliun. Angka tersebut terhimpun dari nilai sekitar 12.050 program capacity building periode Februari-April 2020 yang ditunda atau dibatalkan karena adanya wabah corona.

Survei itu juga menyebutkan para pelaku EL atau lebih dikenal awam sebagai provider outward bound (outbound), apabila wabah corona masih berlanjut, sekitar 64 persen provider EL yang sebagian besar merupakan UMKM hanya mampu bertahan selama 1-3 bulan. Pada bulan Juni 2020 diperkirakan akan ada 962 provider di Indonesia yang akan tutup usaha.

BACA JUGA:  Kuota Tiket Konser Mariah Carey di Indonesia Ditambah

Penutupan itu akan berdampak pada jumlah penganguran yang meningkat di industri tersebut. Dipaparkan bahwa jumlah tenaga kerja yang dirumahkan atau PHK di sektor ini mencapai 2.160 orang pada periode April hingga Juni 2020.

Terkait dampak ekonomi terhadap industri EL di Indonesia, DPP AELI berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang berpihak pada industri. Adapun kebijakan itu di antaranya:

BACA JUGA:  Epson Hadirkan SureColor SC-P7330 dan SC-P9330

1. Memberikan stimulus ekonomi bagi pelaku berupa; pembebasan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, solusi terkait modal usaha, dan solusi terkait hutang usaha.

2. Menjadikan anggota AELI sabagai mitra bagi pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan kapasitas SDM agar dapat kembali bangkit pasca wabah corona berakhir.

Sementara itu, program EL memang memiliki kaitan erat dengan sektor pariwisata. Pasalnya, program capacity building dengan metode experiential learning umumnya terdiri dari experiential training, experiential event, dan experiential tourism. Di mana semua program itu kerap menggunakan destinasi atau atraksi wisata serta melakukan eksplorasi terhadap kekayaan budaya Indonesia.

BACA JUGA:  Solo Traveler Menjadi Tren Wisata Baru di Asia

Archipelago Hotels Rayakan Hari Dokter Nasional dengan Doctors Appreciation Discount

Jakarta, Venuemagz.com – Dedikasi seorang dokter tidak berhenti pada keahlian medis, tetapi juga tercermin...

Pergeseran Tren Liburan Wisatawan Indonesia: Tak Lagi Cari Murah, Tapi Kualitas 

Jakarta, Venuemagz.com - Wisatawan Indonesia kini memiliki cara baru untuk menikmati perjalanannya. Tak lagi...

Jelajah Wastra Asia Tenggara hingga Kebaya di Pameran Waves of Weave 

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week (JFW) Indonesian...

Wajah Baru ARTOTEL Harmoni Jakarta Padukan Seni Peranakan dan  Gaya Hidup Urban 

Jakarta, Venuemagz.com - ARTOTEL Harmoni Jakarta sukses menggelar grand launching pada tanggal 23 Oktober...

AELI Mengembangkan Experiential Tourism di Desa Wisata

Berbeda dengan aktivitas wisata pada umumnya, experiential tourism menawarkan konsep berwisata berbasis kearifan lokal...

Akibat Virus Corona, Industri Hotel Turun 5 Persen

Virus corona, atau yang kini disebut COVID-19, sudah menjadi perhatian dunia, tidak terkecuali Indonesia. Tidak...

Inilah Cara Pelaku MICE Menangkal Dampak Corona

Kuningan MICE Alliance (KMA) menggelar diskusi untuk menangkal dampak wabah Corona terhadap industri pariwisata...