“Melalui program ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari penanganan virus COVID-19. Salah satunya dengan memberikan tempat singgah yang nyaman bagi para tenaga medis,” kata Susanto.
Eko Bramantyo, Country Head Emerging Businesses OYO Indonesia, mengapresiasi dan menyambut baik kolaborasi yang dilakukan HHI. Setidaknya ada delapan properti dari OYO yang akan dialokasikan menjadi tempat singgah tenaga medis dan dokter yang menangani kasus COVID-19.
“Kami bangga telah dipercaya untuk menjadi bagian dari program yang diinisiasi oleh HHI ini. Kami akan menyediakan kamar hotel yang bersih, tersanitasi, dan nyaman bagi para garda terdepan COVID-19,” ungkap Eko.
Eko menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa tenaga medis yang mulai menikmati kamar hotel OYO sebagai tempat tinggal sementara. Ia berharap, fasilitas yang diberikan ini menjadi salah satu solusi bagi tenaga medis yang kesulitan untuk mendapatkan tempat istirahat yang nyaman dan layak. Dengan tempat singgah ini, tenaga medis dapat menjaga kondisi fisiknya lebih baik dan menjaga jarak dengan keluarga atau kerabat terdekat.
OYO juga akan memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan hotel yang menjadi tempat singgah bagi para tenaga medis dengan memberikan protokol kesehatan sesuai dengan standar operasional. Beberapa di antaranya ialah pengecekan suhu tubuh sebelum check-in, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, mencuci tangan secara rutin, hingga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar hotel sebelum tamu check-in dan setelah check-out.
Selain itu, melalui program ini, para tenaga medis juga akan mendapatkan fasilitas antar-jemput dari tempat menginap menuju rumah sakit tempat bertugas. Kondisi tubuh tenaga medis juga akan selalu dipantau agar tetap prima sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Asupan makanan dan minuman bergizi akan diberikan tenaga medis selama menginap, khususnya untuk menu sahur dan berbuka puasa.
Susanto mengungkapkan, donasi secara daring ini masih dibuka untuk umum karena masih banyak para pejuang medis yang membutuhkan tempat singgah usai bekerja. Donasi yang telah dibuka bagi masyarakat umum sejak 13 April 2020 ini akan ditutup pada akhir Juni 2020.






