BerandaLiterasi DigitalAlih-Alih Konsumtif, Dunia Digital Bisa Membuat Inovatif

Alih-Alih Konsumtif, Dunia Digital Bisa Membuat Inovatif

Published on

spot_img

Literasi digital merupakan kerja besar. Oleh sebab itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah perlu dukungan seluruh komponen bangsa agar semakin banyak masyarakat melek digital. Dengan begitu, manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Webinar Literasi Digital Nasional untuk wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, 7 Juni 2021.

“Saya harap, gerakan itu menggelinding dan terus membesar sehingga bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain serta melakukan kerja konkret agar masyarakat makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif,” ujar Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA:  Memiliki Catatan Buruk di Media Sosial, Ini Dampaknya

Intan Cahya Kurniasari, Ketua Dewan Pembina HIPMI Kabupaten Probolinggo, menjelaskan, sekarang sudah waktunya semua melek digital karena media sosial telah menjadi jembatan untuk beraktivitas dan berkomunikasi.

“Karena banyak kegiatan dilakukan di rumah, seperti belajar online dari sekolah dasar hingga kuliah. Di rumah, anak-anak hingga orang tua menggunakan medsos. Alangkah baiknya menggunakan media sosial untuk hal positif dan produktif sehingga menghasilkan rupiah dan juga dolar,” ujar Intan.

Intan menambahkan, 48 persen masyarakat Indonesia aktif menggunakan smartphone dari bangun hingga tidur lagi.

BACA JUGA:  Kenali Ciri-Ciri Nomophobia

“Dengan data itu, membuat banyak masyarakat banyak menggunakan hal-hal yang konsumtif, seperti belanja online,” ujar Intan.

Dia menerangkan, seharusnya dengan perkembangan dunia digital, masyarakat lebih bersikap kritis dan juga inovatif. Jadi, meskipun banyak diskon di marketplace, masyarakat masih bisa menahan diri untuk membeli barang prioritas saja dan menyisihkan dana untuk menabung.

“Selain menabung, kita juga dituntut untuk membuat prioritas kebutuhan guna menghindari pemakaian kartu kredit, membuat anggaran belanja, dan mengurangi jalan-jalan ke mal ini. Lebih baik dana dipergunakan untuk berinvestasi,” paparnya.

BACA JUGA:  Tips Mengubah FOMO Menjadi JOMO

Webinar Literasi Digital Nasional 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi ini juga menghadirkan pembicara lain, seperti Muhamad Zaki Amiludin, Eunike Nidya Christina, Taupik Alami, dan Muhammad Iqbal Darmawan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Tipis pada Februari 2026, Wisnus dan Wisnas Ikut Melambat

Jakarta, Venuemagz.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman),...

Masjid Ocean View Parangtritis Jogja, Destinasi Religi Estetik dengan Ruang Meeting dan Panorama Laut

Yogyakarta, Venuemagz.com - Kawasan selatan Yogyakarta kembali punya magnet baru yang ramai dibicarakan wisatawan....

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Kesuksesan Kolaborasi Ho Chi Minh City Tourism Festival dengan Grab

HO CHI MINH CITY, Vietnam, Venuemagz.com – Menyusul kesuksesan penyelenggaraan Ho Chi Minh City...

HUB.ID Dorong Pertumbuhan Startup Digital

Indonesia saat ini terus mendorong akselerasi transformasi digital nasional yang ditandai dengan berbagai upaya...

Bahayanya Menggunakan VPN Gratisan

Untuk menyaring konten-konten negatif di internet, pemerintah menerapkan pembatasan fitur media sosial pada 2019...

Dampak Positif Digital Terhadap Dunia Pendidikan

Dunia digital mendorong warga untuk memerlukan keterampilan teknis untuk mengakses medium-medium penunjang komunikasi dan...