BerandaLiterasi DigitalCakap Digital Agar Tak Terjerat Utang

Cakap Digital Agar Tak Terjerat Utang

Published on

spot_img
spot_img

Tak hanya memberikan informasi dengan cepat, media digital dalam perkembangannya memberikan banyak manfaat seperti mempermudah interaksi antar masyarakat (berkomunikasi), dan menjalankan usaha. Namun, informasi yang tersebar dan diterima masyarakat tanpa dipilih terlebih dahulu juga menimbulkan dampak negatif.

Fenomena di media sosial selama masa pandemi Covid-19 misalnya. Banyak terjadi kasus terkait pencemaran nama baik, penghinaan, bullying, dan penyebaran berita hoaks. Fenomena-fenomena tersebut menunjukkan bahwa pengguna internet belum paham benar bagaimana cara menggunakam internet yang baik dan benar.

Pada masa pandemi covid-19, setiap individu perlu menguasai bahwa literasi digital merupakan kecakapan penting yang dibutuhkan untuk beradaptasi di zaman yang serba modern ini serta untuk mengantisipasi penyebaran informasi negatif di masa pandemi ini. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis dan pembelajaran ilmu lainnya. Setiap orang hendaknya dapat bertanggung jawab terhadap bagaimana menggunakan teknologi untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

BACA JUGA:  Cyberbullying, Begini Ciri-ciri Anak yang Mengalaminya

“Pada masa pandemi, banyak masyarakat terkena PHK atau kehilangan penghasilan. Untuk itu banyak masyarakat yang terjerat pinjaman online. Seharusnya masyarakat harus berhati-hati. Karena ada pinjaman online resmi dan tidak,” ungkap Drs. Agung Santoso, Direktur Pt Jaya Mandiri Plus Group Jawa Timur,”dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, (2/6/2021).

BACA JUGA:  Pertumbuhan Pengguna Internet Harus Dibarengi Literasi Digital

Menurut Agung, hal paling berbahaya ketika tidak memperhitungkan secara cermat cashflow dengan bunga yang cukup tinggi. Masyarakat dapat terjerat hutang. Seharusnya masyarakat mengecek terlebih dahulu apakah pinjaman online tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keungan (OJK), cek bunga, dan jatuh temponya jelas.

“Hal itu perlu diwaspadai dan juga lebih memberikan edukasi kepada masyarakat awam secara hukum ataupun finansial,” kata Wahyudi, Direktur LBH dan Dosen INSURI Ponorogo & Dosen IAIN Ponorogo.

BACA JUGA:  Sembilan Bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online

Pada acara tersebut, Dr. Luqman, Guru, Dosen Sastra Inggris Unisma Malang, memberikan tips memilih e-wallet yang aman. Semisal membuat password yang aman, rahasiakan kode OTP, awasi jumlah saldo, selalu rek riwayat transaksi, pakai antivirus, batasi saldo, jangan menghubungi orang tak dikenal, lakukan tindakan pencegahan sesuai anjuran aplasikasi dan tentunya pilih aplikasi terpercaya.

spot_img
spot_img

Sembilan Atraksi Wisata Baru di Singapura

Singapura, Venuemagz.com – Sepanjang tahun 2025, jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai...

Deretan Atraksi, Konser, dan Pengalaman Imersif yang Wajib Masuk Agenda di Singapura

Singapura, Venuemagz.com -- Singapura kembali menghadirkan beragam acara menarik yang siap memanjakan wisatawan dari...

Nuanu Bali Hadirkan Dua Pameran Seni Kontemporer Secara Gratis

Bali, Venuemagz.com - Nuanu Creative City menghadirkan dua pameran seni secara bersamaan di Labyrinth...

Pertumbuhan Pengguna Internet Harus Dibarengi Literasi Digital

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pengguna internet di Indonesia meningkat 22% selama periode...

Literasi Digital Tak Sekadar Menguasai Teknologi

Di era digital dan keterbukaan ini, media sosial telah menjadi alat untuk bersosialisasi dan...

Literasi Digital Diperlukan Untuk Membangun Keberadaban Digital

Derasnya arus informasi di era digital memudahkan masyarakat untuk mendapatkan, berbagi, hingga mengolah berbagai...