BerandaLiterasi DigitalLiterasi Digital Untuk Cerdas Bermedia Sosial

Literasi Digital Untuk Cerdas Bermedia Sosial

Published on

spot_img

Literasi digital tidak sebatas kecakapan menggunakan internet dan media digital, tapi juga dalam hal kemampuan menggunakan media sosial dengan penuh tanggung jawab. Tak hanya itu, literasi digital juga dapat mendorong ke arah yang positif, seperti meningkatkan produktivitas, pembelajaran jarak jauh, dan mendorong kegiatan sosial.

“Kecakapan digital harus ditingkatkan dalam masyarakat agar mampu menampilkan konten kreatif mendidik yang menyejukkan dan menyerukan perdamaian. Sebab, tantangan di ruang digital semakin besar, seperti konten-konten negatif, kejahatan penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, dan radikalisme berbasis digital,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutan Webinar Literasi Digital untuk wilayah Mojokerto, Jawa Timur, yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 31 Mei 2021.

BACA JUGA:  Zaman Berganti, Profesi Ini Tetap Banyak Yang Cari

Novianto Puji Raharjo, S.Kom., M.I.Kom, Direktur Eksekutif  – TIK Cerdas, mengatakan, untuk menumbuhkan konten positif yang bermanfaat serta tidak bersifat provokatif, masyarakat bisa memulainya dengan melakukan self filtering terhadap data yang dipublikasi di dunia maya.

“Kita mempunyai kewajiban menyampaikan informasi berdasarkan fakta, informasi harus dikroscek, tidak mengandung SARA, pornografi, kekerasan, serta bersifat organik (bahasa soft-selling). Kita juga harus menghargai karya orang lain dan berhati-hati memberikan informasi pribadi,” ungkap Muhammad Iqbal Darmawan, influencer dan juga mahasiswa Universitas Negeri Malang.

BACA JUGA:  Orangtua Perlu Tahu! Begini Ciri Anak Kecanduan Konten Pornografi

Konten digital dalam bentuk positif juga bisa diterapkan dalam copywriting di media sosial. Dr. Fachrul Kurniawan, Senior Lecture Specializing in Smart City and Big Data Analytic Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, menjelaskan, copywriting di media sosial untuk bisnis dan komunikasi, khususnya iklan, yang baik tidak perlu panjang lebar, tapi menarik.

BACA JUGA:  Meninggalkan Jejak Digital Yang Bertanggung Jawab

“Copywriting dalam bisnis bisa berpengaruh dengan hasil yang didapatkan. Karena sering kali iklan yang gagal bukan karena setting iklan yang jelek, melainkan isi kalimat iklan yang kurang memenuhi harapan pasar. Efek konten yang baik bisa menarik perhatian, menimbulkan ketertarikan, menimbulkan keinginan, menciptakan keyakinan dan menimbulkan tindakan,” ungkap Fachrul.

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

HUB.ID Dorong Pertumbuhan Startup Digital

Indonesia saat ini terus mendorong akselerasi transformasi digital nasional yang ditandai dengan berbagai upaya...

Bahayanya Menggunakan VPN Gratisan

Untuk menyaring konten-konten negatif di internet, pemerintah menerapkan pembatasan fitur media sosial pada 2019...

Dampak Positif Digital Terhadap Dunia Pendidikan

Dunia digital mendorong warga untuk memerlukan keterampilan teknis untuk mengakses medium-medium penunjang komunikasi dan...