BerandaLiterasi DigitalWaspadai Ragam Pelecehan Seksual

Waspadai Ragam Pelecehan Seksual

Published on

spot_img

Pelecehan seksual bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pria dan wanita. Menurut Artis Tetty Kadi, pelecehan seksual didefinisikan sebagai tindakan seksual melalui sentuhan fisik maupun non-fisik dengan sasaran organ seksual atau seksualitas korbannya.

“Beberapa kasus pelecehan seksual kerap diabaikan dan dianggap sepele oleh pelakunya. Padahal, perilaku ini tentu tidak bisa dibiarkan,” kata dia dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (24/8/2021). Menurut dia, tidak sedikit korban pelecehan seksual yang mengalami trauma yang berkepanjangan.

Tetty mengatakan, pelecehan seksual adalah perilaku, ucapan, isyarat atau pendekatan terkait seks yang tidak diinginkan salah satu pihak. Ini termasuk cat calling (godaan-godaan verbal di jalan), permintaan untuk melakukan seks, hingga perilaku lainnya yang secara verbal maupun fisik dan merujuk pada seks.

BACA JUGA:  Penggunaan Gawai Pada Anak, Ini Dampak Positif-Negatifnya

Untuk menghindari pelecehan, Tetty Kadi mengatakan, sebaiknya mengenal jenis-jenis pelecehan seksual yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Perilaku Menggoda

Perilaku menggoda ditandai dengan perilaku seksual yang menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan oleh korban. Contohnya, menggoda seseorang hingga membuatnya risih, memaksa seseorang untuk melakukan hal yang tidak disukainya, dan ajakan lain yang tidak pantas atau diinginkan seseorang.

  • Pelanggaran Seksual

Perilaku ini berupa pelanggaran seksual berat seperti, menyentuh, merasakan, atau meraih secara paksa, serta penyerangan seksual yang tidak pantas atau diinginkan oleh seseorang.

  • Pelecehan Gender
BACA JUGA:  Begini Dampak Positif dan Negatif Internet

Perilaku ini berupa pernyataan seksis yang menghina atau merendahkan seseorang karena jenis kelamin yang dimilikinya. Contohnya, komentar yang menghina, gambar atau tulisan yang merendahkan, lelucon cabul atau candaan tentang seks.

  • Pemaksaan Seksual

Perilaku ini terkait seks yang disertai ancaman hukuman. Artinya, seseorang dipaksa melakukan perilaku yang tidak diinginkannya. Jika tidak, ia diberi ancaman hukuman tertentu. Bisa berupa pencabutan promosi kerja, evaluasi kerja yang negatif, ancaman terhadap keselamatan diri atau keluarga, hingga ancaman teror dan pembunuhan.

  • Penyuapan Seksual

Perilaku ini berupa permintaan aktivitas seksual dengan janji imbalan yang dilakukan secara terang-terangan. Misalnya seorang wanita/pria mengajak seorang anak melakukan hubungan intim dengan iming-iming uang, asalkan ia tidak memberitahukannya kepada orang lain.

BACA JUGA:  Ruang Baru itu Bernama Ruang Digital

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Food, Hotel & Tourism Bali 2026 Berhasil Hubungkan 700 Jaringan Bisnis Sektor Pariwisata

Bali, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia sukses menggelar Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB)...

Ini Alasan Wisatawan MICE ke Korea Terus Meningkat

Jakarta, Venuemagz.com - Korea terus menunjukkan eksistensinya sebagai negara tujuan pariwisata dan MICE (Meeting,...

Lampung Selatan Pacu Pariwisata, Kalianda Ditarget Jadi Simpul Baru MICE dan Wisata Terpadu

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mempercepat pengembangan sektor pariwisata, khususnya di...

Event by Indonesia Catatkan Transaksi Puluhan Miliar Rupiah Sejak Januari–April 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program prioritasnya sebagai...

Food, Hotel & Tourism Bali 2026 Berhasil Hubungkan 700 Jaringan Bisnis Sektor Pariwisata

Bali, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia sukses menggelar Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB)...

Ini Alasan Wisatawan MICE ke Korea Terus Meningkat

Jakarta, Venuemagz.com - Korea terus menunjukkan eksistensinya sebagai negara tujuan pariwisata dan MICE (Meeting,...

Lampung Selatan Pacu Pariwisata, Kalianda Ditarget Jadi Simpul Baru MICE dan Wisata Terpadu

Jakarta, Venuemagz.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mulai mempercepat pengembangan sektor pariwisata, khususnya di...