BerandaNewsPekerja MICE Kuasai Berbagai Disiplin Ilmu

Pekerja MICE Kuasai Berbagai Disiplin Ilmu

Published on

spot_img
spot_img

Pekerja MICE tak hanya cepat beradaptasi dan bertahan di tengah perubahan, tapi juga terampil dalam berbagai disiplin ilmu.

Pandemi jelas memukul banyak sektor industri, termasuk industri MICE. Harus diakui, tak sedikit yang terpaksa menyerah pada keadaan, namun banyak juga yang memilih beradaptasi dan bertahan.

Sepanjang pandemi, kita sudah saksikan bersama bagaimana pelaku MICE bertahan di tengah segala keterbatasan. Kegiatan MICE beralih secara virtual, dan belakangan mulai diadakan secara hibrid. Pelaku MICE terbukti tangguh di masa-masa sulit.

Selain ketangguhan, pelaku MICE juga tergolong terampil dan mampu menguasai lintas disiplin ilmu, mulai dari ilmu hukum, psikologi, akuntansi, sampai ilmu manajemen. Tidak percaya? Begini penjelasannya.

Pelaku MICE mau tidak mau harus melek hukum karena kegiatan MICE banyak melibatkan kontrak dengan pihak ketiga. Seperti kita tahu bahasa kontrak seringkali sulit dipahami dan kadang ambigu, di sinilah pentingnya kemampuan mengerti hukum.

Selain itu, pelaku MICE juga mahir dalam ilmu psikologi. Industri MICE sejatinya industri yang mengandalkan interaksi antar manusia. Pelaku MICE juga mesti pandai membaca gelagat psikologis audiens agar kegiatan berjalan mulus dan tidak ditinggalkan sebelum kegiatan berakhir.

BACA JUGA:  Arief Yahya: Sulit Promosikan Mandalika

Lalu menguasai ilmu akuntasi. Ini penting saat membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar kegiatan profit dan jangan sampai nombok.

Terakhir ilmu manajemen. Nah ini penting, bukan hanya soal keterampilan mengelola kegiatan MICE tapi juga mengelola sumber daya manusia (SDM) yang terlibat pada sebuah kegiatan.

Untuk menyelenggarakan kegiatan MICE prosesnya tidaklah mudah. Ada fase persiapan dan pelaksanaan. Menurut pelaku MICE, fase persiapan biasanya bobot kerjanya mencapai 70 persen, sedangkan 30 persen sisanya ialah fase pelaksanaan.

Banyak yang menyebut, fase persiapan lebih banyak menggunakan otak, dan fase pelaksanaan mengandalkan otot. Lepas dari itu artinya, keberhasilan kegiatan MICE juga bergantung pada persiapan yang matang.

Karenanya, pelaku MICE berbanggalah, karena industri MICE telah membentuk Anda menjadi tenaga kerja terampil dan memiliki banyak keahlian.

English

MICE Industry Players Mastering Various Disciplines

MICE industry players are not only adaptable and resilient during the pandemic. They’re also very skilled in various disciplines.

The pandemic sure took a toll on numerous sectors, including MICE. We must admit that there are many who decided to quit, but many also chose to adapt and persevere.

BACA JUGA:  Tiga Langkah Aman Meeting di Hotel Saat Pandemi

Throughout the pandemic, we have seen how MICE industry players try to overcome a number of obstacles. MICE activities have been converted into online events, and lately we’ve seen them conducted using the hybrid concept, which have proven the perseverance of its industry players.

Aside from their resilience, MICE industry players can also be considered skilled and capable of mastering various disciplines, ranging from law, psychology, accounting, up to management. How is it possible?

Unavoidably, MICE industry players need to be aware of the laws and regulations since MICE events usually involve contracts with third parties. As we all probably know, the register used in legal contracts is usually hard to comprehend, and some words and terms are even ambiguous. This is where understanding of law comes in handy.

Additionally, MICE industry players are also quite knowledgeable in psychology. The MICE industry relies heavily on human interaction. MICE industry players need to be adept in reading the psychology of their audience so that they don’t leave the event early on and it can end successfully.

BACA JUGA:  Venue MICE Berstandar CHSE

They also master accounting, which is important when it comes to budget planning so that the event generates profit, not loss.

Last but not least, management. This discipline is very important for managing not only the MICE event itself but also the human resources involved in the organization.

The process of organizing a MICE event is not easy. There are preparation and execution phases. According to MICE industry players, the preparation phase encompasses 70% of the workload, while the execution only occupies the 30%.

Many feel that the preparation phase relies heavily on mental work, whereas the execution on muscle work. In fact, the success of MICE is dependent on thorough preparation.

Therefore, you should be proud to be MICE industry players since the industry has morphed you into skilled and versatile human beings.

spot_img
spot_img

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...

MICE.ID: Solusi Terintegrasi Untuk Para Organizer

Platform MICE.ID akan hadir dengan berbagai fitur yang memudahkan organizer menyelenggarakan sebuah acara. Mulai...

Kemenparekraf Gelar Roadshow MICE.id di Lima Kota Besar

Industri MICE terbukti memberikan dampak yang sangat tinggi terhadap perekonomian suatu negara. Berdasarkan data...

Platform MICE.id akan Dilengkapi dengan Tur Virtual Ruang Meeting

Industri MICE terbukti memberikan dampak yang sangat tinggi terhadap perekonomian suatu negara. Berdasarkan data...