BerandaNewsPemerintah Akan Tambah Waktu Karantina Terpusat Menjadi 14 Hari

Pemerintah Akan Tambah Waktu Karantina Terpusat Menjadi 14 Hari

Published on

spot_img

Kasus penyebaran virus Covid-19 varian baru yaitu Omicron telah terdeteksi di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memutus tali rantai virus Omicron di Indonesia.

“Pemerintah telah melakukan langkah antisipasi terhadap varian Covid-19 Omicron yang sudah masuk ke Indonesia. Namun, hingga saat ini, dapat kami pastikan walaupun Omicron sudah masuk ke Indonesia, angka kasus Covid-19 masih terkendali,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat Weekly Press Briefing di Kantornya, Jakarta. 

Sandiaga menjelaskan, salah satu upaya antisipasi yang akan dilakukan pemerintah terkait varian baru Omicron adalah dengan menambah waktu karantina terpusat selama 14 hari. Pasalnya, hingga saat ini terpantau sudah ada 4.000 pelaku perjalanan luar negeri baik yang keluar maupun masuk ke Indonesia.

BACA JUGA:  Kementerian Perdagangan Bantu Pangkas Biaya Produksi UMKM

“Saat ini, pemerintah masih memberlakukan karantina selama 10 hari bagi pelaku perjalanan luar negeri. Namun, nantinya akan diteruskan dan diumumkan akan ada perpanjangan waktu karantina selama 14 hari pada 1 Januari 2022,” jelas Sandiaga.

Menurut Sandiaga, kebijakan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan yang kuat saat pemerintah melakukan rapat terbatas membahas kasus penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat Indonesia aman dari Covid-19 dan pariwisata segera pulih kembali.

BACA JUGA:  itel Luncurkan S23+, Ponsel Flagship di Bawah Rp2 Juta

“Kita akan terus evaluasi per minggu, tapi, ada indikasi kuat pemerintah akan mempertimbangkan untuk menerapkan karantina 14 hari. Terutama untuk yang masuk dari luar negeri, karena dari seluruh kasus Omicron yang hadir di Indonesia datangnya dari luar negeri,” ucapnya lagi.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, juga mengimbau agar pemerintah jangan sampai terlambat menyikapi Omicron. Pasalnya, sudah ada 95 negara yang telah terdeteksi virus Omicron dan sudah ada 11 negara yang dilarang untuk melakukan perjalanan internasional.

“Saat ini, sudah ada tambahan empat negara lagi yang dilarang melakukan perjalanan luar negeri seperti inggris, UK, Denmark, dan norwegia. Sebelumnya, ada satu negara yang dikeluarkan dalam data tersebut yaitu HongKong,” dia menambahkan. 

BACA JUGA:  Kemenparekraf Jadikan Tiga Daerah Sebagai Pilot Project Wellness Tourism

Oleh sebab itu, pemerintah akan memperketat proses screening, protokol kesehatan yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, dan juga percepatan vaksinasi Covid-19. Bahkan, menurut Sandiaga, Presiden Jokowi telah memberikan arahan agar perjalanan luar negeri sebaiknya dibatalkan. Apalagi, saat ini, kasus Omicron di Inggris sudah mencapai 37 ribu kasus setiap harinya.

“Kalau tidak ada keperluan mendesak dan sangat penting, maka, sebaiknya tidak melakukan perjalanan luar negeri. Pemerintah menyarankan agar kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif dilakukan di Indonesia saja,” ujar Sandiaga.

Pekan Halal Indonesia 2026 Hadir Perdana dengan Empat Pameran Lainnya

Jakarta, Venuemagz.com - PT Debindomulti Adhiswasti akan menyelenggarakan Pekan Halal Indonesia (PHI) untuk pertama...

The Slate Phuket Targetkan 20 Persen Tamu MICE

Phuket, Venuemagz.com – Pada 2024, Phuket dikunjungi lebih dari 11 juta wisatawan mancanegara, naik...

SCREENVERSE, Platform Terintegrasi untuk Akselerasi Ekonomi Kreatif

Jakarta, Venuemagz.com - Di tengah akselerasi ekonomi kreatif nasional yang makin menunjukkan tren positif,...

World Conference on Creative Economy 2026 Hadirkan Peserta dari 80 Negara

Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan The 5th World Conference...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...