BerandaNewsIndonesia Jalin Kerja Sama Pendidikan AI dan Pariwisata Berkelanjutan dengan Northeastern University

Indonesia Jalin Kerja Sama Pendidikan AI dan Pariwisata Berkelanjutan dengan Northeastern University

Published on

spot_img
spot_img

Sandiaga Uno mengungkapkan upaya besar Indonesia dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berwawasan masa depan. Dalam kunjungan selama tiga hari ke Amerika Serikat, Sandiaga bertemu dengan Northeastern University (NEU), sebuah institusi pendidikan ternama di Boston yang memadukan pengalaman magang dan teori terkini dalam berbagai bidang ilmu. 

“Kami melihat peluang kerja sama yang dapat kami selaraskan, terutama terkait dengan kecerdasan buatan (AI), ilmu pengetahuan, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan,” ujar Sandiaga.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai inisiatif kerja sama yang potensial, seperti studi banding, riset gabungan, peningkatan kurikulum, kemitraan industri, dan penyediaan kelas khusus. Salah satu rencana yang diusulkan adalah penyelenggaraan program musim panas pada 2024 di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali dan NEU Boston.

BACA JUGA:  KTO Jakarta Kembali Gelar Korea MICE Roadshow 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas dan kemampuan dalam bidang AI, dengan Bali sebagai venue utama di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung selama dua minggu, dengan satu minggu di Kuta Selatan, Bali, dan satu minggu di Boston, AS.

Sandiaga Uno menyampaikan harapan besar bahwa kerja sama ini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang pariwisata Indonesia, terutama dalam menghadapi tren AI sebagai salah satu unsur penting dalam tata kelola ekonomi digital yang digaungkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Selain itu, Kemenparekraf juga mengusulkan adanya kurikulum pascasarjana berbasis proyek, pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui lokakarya penelitian atau networking, serta memfasilitasi kunjungan belajar mahasiswa NEU ke Bali.

Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga juga menjadi pembicara utama dalam acara High-Level Meeting United Nations General Assembly, Sustainability Week 2023. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa meskipun sebelum pandemi Indonesia cukup diperhitungkan, namun pasca-pandemi 2024, PBB melihat Indonesia mampu mengatasi COVID-19 dengan pengembangan pariwisata yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan.

BACA JUGA:  Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

“PBB melihat kita bisa mengatasi COVID-19 ini dengan pengembangan pariwisata yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan, serta isu-isu perubahan iklim, isu-isu kesejahteraan, dan isu pengurangan emisi karbon,” tegas Sandiaga.

Terkait upaya dekarbonisasi, Indonesia memiliki konsep pengembangan emisi karbon melalui penanaman hutan mangrove, restorasi terumbu karang, dan pengembangan isu sampah. Sandiaga menekankan bahwa konsep desa wisata sangat mendapat perhatian karena pemberdayaan masyarakat, penggunaan kearifan adat istiadat setempat, dan keinginan untuk menampilkan wajah destinasi Indonesia yang dekat dengan alam, budaya, serta petualangan.

BACA JUGA:  Indonesia Menyambut 4 Juta Wisman Hingga April 2024

“Yang berbasis keberlanjutan, bisa dibuktikan bahwa Indonesia memiliki destinasi wisata yang unik, menarik, bukan hanya Bali. Bali merupakan destinasi super prioritas, tetapi juga destinasi-destinasi lainnya, termasuk desa wisata,” pungkas Sandiaga.

Laporan kunjungan Sandiaga ke Amerika ini mengisyaratkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan pasca-pandemi COVID-19. Dengan mengedepankan kualitas, keberlanjutan, dan isu-isu global seperti perubahan iklim, kesejahteraan, serta pengurangan emisi karbon, Indonesia berupaya menjadi destinasi wisata yang unik, menarik, dan dekat dengan alam, budaya, serta petualangan. Kemitraan dengan institusi pendidikan seperti NEU diharapkan dapat mendukung upaya tersebut, terutama dalam bidang AI dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata.

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Tapi Tantangan Konektivitas dan Visa Masih Menghambat

Jakarta, Venuemagz.com - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan...

Pekerja Pariwisata dan MICE Dibebaskan Pajak Penghasilannya

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor...