BerandaProfileHariyadi Sukamdani: 2021 Lebih Baik, Tapi Tidak Seperti 2019

Hariyadi Sukamdani: 2021 Lebih Baik, Tapi Tidak Seperti 2019

Published on

spot_img
spot_img

Tahun 2019 seperti mimpi buruk bagi para pelaku industri perhotelan. Pasalnya, pandemi COVID-19 berdampak sangat besar terhadap tingkat hunian hotel, terutama di kota dengan kasus COVID-19 sangat tinggi.

Dalam musda (musyawarah daerah) pembentukan BPD PHRI Kalimantan Utara yang diselenggarakan secara hybrid pada 14 November 2020, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengaku optimistis tahun 2021 akan lebih baik dibanding tahun 2020. Apalagi jika melihat di akhir tahun ini hotel-hotel sudah mulai ramai untuk kegiatan meeting.

Outlook 2021 kami berpandangan kondisinya pasti lebih baik daripada 2020, tapi belum balik seperti 2019,” ujar Hariyadi.

BACA JUGA:  Membangkitkan Pariwisata di Tengah Badai COVID-19

Masruroh, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, mengatakan, untuk menstimulus industri MICE pemerintah sudah mempertemukan kementerian/lembaga (KL) dengan pelaku MICE.

“Ketika korporat suffering, yang masih punya anggaran meeting dan perjalanan dinas itu K/L. Kurang lebih dari itulah yang membuat hotel-hotel penuh dengan acara K/L saat ini,” ujar Masruroh. “Setelah K/L mulai bergerak, kami mulai merambah ke korporat. Strategi itu dalam rangka menggerakkan MICE domestik.”

Hal lain yang membuat Hariyadi optimistis tahun depan industri perhotelan mulai membaik adalah komitmen pemerintah untuk segera mengadakan vaksin COVID-19. “Kalau vaksin efektif, itu juga bisa segera kita dapatkan dampak positifnya. Tapi itu semua tergantung dari ketersediaan vaksin dan kedisiplinan warga kita” ujar Hariyadi.

BACA JUGA:  PHRI: Pelaku Hotel Harus Melek Digital

“Kalau kita mempelajari beberapa negara yang tetap beraktivitas di tengah pandemi, dari data-data yang kami pantau, apabila negara tersebut bisa mengendalikan warganya, itu relatif cukup aman. Contohnya adalah Turki yang dari 12 Juni telah membuka secara penuh negaranya terhadap wisatawan. Padahal kasus meninggalnya karena COVID lebih tinggi daripada indonesia. Yang kita lihat, mereka berjalan cukup baik,” tambah Hariyadi.

Karenanya, Hariyadi meminta kepada pemerintah untuk membuka Bali dan Kepulauan Riau terlebih dahulu karena di sana bisa dibilang cukup berhasil penanganan COVID-nya.

BACA JUGA:  JAS Kembangkan Sayap ke Indonesia Timur

Untuk mendukung tumbuhnya pariwisata domestik, PHRI juga telah menjadi kerja sama dengan maskapai penerbangan, dimulai dengan AirAsia. Kerja sama ini berupa bundling paket tiket pesawat dan hotel yang dijual di website maskapai AirAsia.

“Pemerintah juga memberikan insentif untuk mendukung program bundling tersebut. Program ini diberikan insentif 50 persen per NIK. Tapi maksimal hanya untuk pembelian Rp3 juta. Program ini akan dimulai sejak vaksin pertama diberikan. Program ini untuk menggerakkan orang mau traveling lagi,” ujar Hariyadi.

spot_img

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Jelajah Australia’s Coral Coast: Dari Lanskap Gurun hingga Samudra Hindia

Jakarta, Venuemagz.com - Australia Barat menawarkan sebuah destinasi terbaik bagi wisatawan dunia khususnya Asia...

Segera Digelar, FHI 2026 Hadirkan Lima Pameran dalam Satu Kawasan

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia kembali menyelenggarakan Food & Hospitality Indonesia (FHI) untuk...

Rakernas PHRI 2026 Hadirkan Solusi dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional

Semarang, Venuemagz.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional...

Perhotelan dan Pariwisata Terimpit Efisiensi, Mendesak Relaksasi dan Insentif

Di tengah gelombang kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah, industri perhotelan dan pariwisata Indonesia...

Kementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Perhimpunan...