BerandaEventArief Yahya: Jadikan Bali and Beyond Travel Fair Sebagai Marketplace

Arief Yahya: Jadikan Bali and Beyond Travel Fair Sebagai Marketplace

Published on

spot_img
spot_img

Ajang pameran pariwisata Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2017 berakhir pada 10 Juni 2017, dengan harapan ke depannya acara ini akan menjadi lebih baik dari sebelumnya dan harus berupaya keras agar BBTF menjadi market place. Harapan itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya di sela-sela acara jumpa pers hari terakhir.

Arief Yahya yang tiba di Bali Nusa Dua Convention Center dan langsung berkeliling lokasi pameran untuk menyapa dan berinteraksi dengan para penjual yang berpartisipasi di acara ini mengungkapkan hal itu dengan pertimbangan Bali and Beyond Travel Fair ke depannya pasti lebih besar dan lebih maju lagi jika semakin banyak seller yang hadir. “Jadikan Bali and Beyond Travel Fair sebagai marketplace seperti ITB Berlin. Jangan takut dengan outbound karena ada atau tidaknya seller Korea di BBTF misalnya, orang-orang akan tetap ke Korea. Jika mereka ada di sini setidaknya transaksi terjadi di sini. Jadi, acara ini bisa menjadi pasar. Otomatis provinsi-provinsi lain akan datang ke sini dan banyak buyer akan datang,” ujar Arief Yahya.

BACA JUGA:  Empat Pameran Industri Furnitur Diselenggarakan Bersamaan pada 2026

“Saya berharap BBTF berikutnya dapat mendatangkan lebih banyak lagi seller  dari Indonesia dan mancanegara. BBTF merupakan kesempatan emas bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk mempromosikan dan menjual tujuan pariwisata yang ada di daerahnya, karena selain BBTF ini dilaksanakan di Bali yang merupakan tujuan pariwisata terkenal di dunia, dari segi biaya juga lebih sedikit dibandingkan mengikuti kegiatan serupa di luar negeri,” ujar Arief Yahya.

BACA JUGA:  Bali & Beyond Travel Fair 2018 Promosikan Desa Wisata

Merespons harapan yang telah disampaikan oleh Arief Yahya, Ketua Panitia Bali and Beyond Travel Fair 2017 I Ketut Ardana menyambut baik dan berjanji ke depannya penyelenggaraan akan lebih baik lagi. “Kami panitia penyelenggara yakin dapat membuat BBTF berikutnya menjadi market place. Saat ini kami sedang memperkuat posisi BBTF di Indonesia,” ujar Ardana.

BACA JUGA:  Kementerian Pariwisata akan Terus Dukung BBTF

Bali and Beyond Travel Fair 2017 ini berakhir dengan angka potensi transaksi sejumlah Rp5,6 triliun. Pada sesi travex, negosiasi bisnis berlangsung lancar dan menghasilkan banyak transaksi walaupun hanya 196 pembeli yang hadir dari 264 pembeli yang telah melakukan registrasi. Kebanyakan pembeli yang batal hadir itu berasal dari Timur Tengah. Hal tersebut mungkin dikarenakan sedang bulan puasa. BBTF tahun ini juga menghadirkan 188 ekshibitor dari 19 provinsi.

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

BBTF 2019 Ukir Banyak Prestasi

Sejumlah catatan bagus dan banyak prestasi ditorehkan oleh Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2019 yang...

55 Negara akan Hadiri BBTF 2019

Sebanyak 55 negara asal buyer terdaftar akan menghadiri pelaksanaan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF)...

Kementerian Pariwisata akan Terus Dukung BBTF

Perhelatan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) edisi kelima resmi berlangsung dari 26-30 Juni...