BerandaHotelOkupansi Hotel Melemah Saat Ramadan, Aktivitas Offline Didorong Awal Tahun

Okupansi Hotel Melemah Saat Ramadan, Aktivitas Offline Didorong Awal Tahun

Published on

spot_img

Colliers Indonesia menyebutkan kinerja bisnis hotel di Jakarta pada awal tahun 2023 semakin membaik. Hal ini seiring dengan dengan dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pada akhir tahun 2022 silam.

“Ketika interaksi sosial sudah berjalan normal, maka properti akan semakin membaik apalagi yang berhubungan dengan banyak orang contohnya saja ritel dan hotel,” ujar Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, dalam Colliers Virtual Media Briefing Q1 2023 pada 5 April 2023.

Bahkan, menurut Ferry, tingkat hunian (okupansi) hotel di Jakarta pada awal tahun 2023 mulai melebihi angka sebelum pandemi COVID-19. Berdasarkan data yang ia terima, rata-rata okupansi hotel Jakarta pada kuartal pertama 2023 sudah mencapai 57,1 persen.

BACA JUGA:  HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Jakarta Gelar Malam Apresiasi Bertema Glitz & Glam

Kendati demikian, bisnis hotel mulai kembali melambat pada pertengahan Maret 2023 ketika memasuki bulan Ramadan. Menurutnya, hal ini lumrah terjadi karena pada umumnya hotel di Jakarta memiliki segmentasi bisnis bukan leisure.

“Jadi, memang bisnis hotel itu sudah ketebak polanya. Pada momen Ramadan dan Lebaran sudah dipastikan bisnis hotel di Jakarta akan turun karena banyak yang mudik,” ucapnya lagi.

BACA JUGA:  Sambut Valentine, Vega Hotel Gading Serpong Hadirkan Promo "Everlasting Valentine"  

Oleh sebabnya, pada awal tahun 2023 banyak instansi pemerintah yang melakukan kegiatan MICE di beberapa hotel Jakarta. Alasannya adalah untuk mengantisipasi pelambatan bisnis hotel Jakarta ketika Ramadan dan Lebaran tiba.

“Pemerintah memang mendorong kegiatannya di awal tahun untuk membantu meningkatkan okupansi. Selain itu, banyaknya aktivitas offline seperti konser dan pertandingan olahraga juga membuat okupansi hotel di Jakarta naik selama kuartal pertama 2023,” jelasnya.

BACA JUGA:  Buka 38 Outlet Secara Serentak, Erajaya Raih Dua Penghargaan MURI

Seiring dengan meningkatnya okupansi hotel Jakarta, angka tarif rata-rata kamar (ARR) juga perlahan meningkat. Data dari Colliers Indonesia menyebutkan rata-rata ARR hotel Jakarta pada Q1 2023 sudah mencapai US$63,39.

“Tarif sewa kamar memang belum mencapai angka ideal sebelum pandemi, tetapi, di awal 2023 ini sudah mulai mendekati angka tersebut. Diharapkan ke depannya akan kembali stabil dan itu memang perlu waktu lagi,” ungkapnya lagi.

spot_img
spot_img

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

InJourney Hospitality Siap Menyambut Idul Fitri2025

Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) memastikan kesiapan unit hotel yang dikelolanya serta berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik...

Kolaborasi Ascott Jakarta dan EcoTouch untuk Daur Ulang Limbah Tekstil

Ascott Jakarta mengumumkan kerja samanya dengan EcoTouch untuk fokus pada masalah limbah tekstil dan...

Grand Whiz Poins Simatupang Jakarta Gelar Play at Whiz Season #03

Grand Whiz Poins Simatupang kembali menghadirkan kegiatan untuk keluarga melalui Play at Whiz Season...