BerandaNewsTrend Wisata Hidden Gems Menjadi Primadona

Trend Wisata Hidden Gems Menjadi Primadona

Published on

spot_img

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki trend silih berganti setiap tahunnya. Kali ini, hidden gems menjadi salah satu trend wisata yang tengah digemari oleh masyarakat Indonesia.

“Hidden gems is the new primadona mulai dari destinasi hingga restoran baru. Biasanya anak-anak muda yang mendapatkannya,” kata Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Nia Niscaya, dalam dialog bersama Himpunan Anak Media (HAM) di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Jakarta, beberapa waktu silam.

Pernyataan tersebut sejalan dengan survei yang dilakukan Inventure-Alvara pada tahun 2023. Survei tersebut menunjukkan bahwa 81 persen responden lebih memilih destinasi yang cukup ‘tersembunyi’ dan jarang diketahui dibandingkan dengan destinasi yang masal. Dengan demikian, minat wisatawan terhadap tempat yang dianggap hidden gems tergolong tinggi.

BACA JUGA:  Program Andalan Pemerintah Untuk Pulihkan Pariwisata Bali

Dalam bahasa inggris, hidden gems memiliki arti sebagai permata tersembunyi. Namun, dalam pariwisata, frase ini kerap merujuk pada suatu tempat seperti destinasi hingga kuliner yang berpotensi namun masih banyak orang yang belum mengetahuinya.

Istilah ini berawal dari tipe wisatawan yang gemar eksplorasi dan didukung oleh kemajuan teknologi. Mereka biasanya mengeksplor tempat-tempat yang tersembunyi dengan tujuan untuk menginformasikan ke khalayak luas hingga viral. 

BACA JUGA:  Malaysia dan Australia Mendominasi Kunjungan Wisman pada Maret 2024

“Banyak tempat wisata yang hidden gems itu saya dapatkan saat membuka instagram. Banyak informasi yang bisa saya dapatkan dan saya sempat kaget kalau ternyata di Sentul banyak tempat baru yang belum banyak orang tahu,” cerita Nia.

Nia mengakui, penyebaran tempat-tempat wisata memang lebih mudah jika dibandingkan dengan produk ekonomi kreatif (ekraf). Menurutnya, untuk mempopulerkan pariwisata tidak memerlukan riset seperti yang dibutuhkan oleh produk ekraf.

“Pariwisata tidak harus riset, ketika orang menemukan dan viral yaudah deh jadi ramai. Kalau ekraf biasanya berangkat dari riset dan inovasi,” Nia menambahkan.

BACA JUGA:  Mobil Listrik Bluebird Turut Birukan Langit Jakarta

Lebih lanjut ia mengatakan, tempat-tempat yang dijuluki hidden gems sebenarnya memiliki potensi menjadi besar dan terkenal. Tidak selalu harus pedesaan atau alam, tetapi di kota juga bisa menjadi hidden gems karena masih banyak orang yang belum tahu. Hidden gems sendiri bisa merujuk kepada lokasi, budaya, kuliner, hingga bangunan heritage.

“Oleh sebabnya, hidden gems dalam dunia pariwisata ini merujuk pada potensi pariwisata, belum menjadi objek wisata,” dia menambahkan.

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dorong Sustainable Fashion dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Venuemagz.com – Mangkuluhur ARTOTEL Suites kembali berkolaborasi dengan desainer mode Indonesia, Didiet Maulana,...

Hub Strategis Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Satukan Bisnis, Seni, dan Kebugaran

Jakarta, Venuemagz.com — Seiring dengan evolusi industri perhotelan mewah yang kini melampaui kemewahan konvensional,...

Konser YE Live in Jakarta Perkuat Wisata Konser di Jakarta

Harga Tiket YE Live in Jakarta 2026 Mulai Rp1,875 Juta, Ini Kategori yang Sold...

Target Ambisius Pariwisata Indonesia pada Tahun 2026

Filipina, Venuemagz.com -Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan signifikan di sektor pariwisata pada 2026, dengan fokus...

Pariwisata Indonesia Tumbuh, Tapi Tantangan Konektivitas dan Visa Masih Menghambat

Jakarta, Venuemagz.com - Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan...

Pekerja Pariwisata dan MICE Dibebaskan Pajak Penghasilannya

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor...