Cebu, Filipina, Venuemagz.com — CNN Travel baru saja menobatkan Timor Leste sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi pada tahun 2026 atau Best Places To Visit in 2026. Hal tersebut menjadi pengakuan sangat penting bagi negara anggota termuda di ASEAN ini, yang baru saja bergabung dengan organisasi ASEAN pada akhir tahun 2025.
Penghargaan yang diberikan CNN Travel tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Timor Leste berlokasi di pusat Segitiga Terumbu Karang Dunia (World Coral Triangle) sehingga biodiversitas bawah lautnya sangat bagus. Selain itu, faktor budaya lokal yang autentik juga membuat Timor Leste menjadi salah satu negara yang belum terkekspos luas oleh dunia pariwisata internasional.
Dalam acara Media Briefing National Tourism Organization (NTO) ASEAN Tourism Forum 2026 di Cebu, Filipina, 28-30 Januari 2026, Director General of Tourism at the Ministry of Tourism and Environment (Kementerian Pariwisata dan Lingkungan) Timor Leste Antonio da Silva memaparkan, Timor Leste memiliki sesuatu yang spesial dan tidak dimiliki oleh negara lain di Asia Tenggara.
“Kami bukan hanya sebuah destinasi wisata tropis, tapi juga menawarkan sebuah pengalaman budaya yang autentik, alam yang masih natural, dan petualangan untuk menjelajah destinasi yang belum tersentuh dunia luar,” ujar Antonio.
Untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan kepada dunia internasional, sejumlah strategi dijalankan oleh Pemerintah Timor Leste, salah satunya adalah mengembangkan Bandara Internasional President Nicolau Lobato dengan investasi US$300 juta agar dapat menerima pesawat berbadan lebar serta menampung kapasitas pengunjung hingga 1 juta orang per tahunnya pada 2028. Tujuannya tak lain adalah untuk memperkuat konektivitas udara dengan negara-negara sekitarnya.
Saat ini, Timor Leste memiliki akses penerbangan langsung ke Bali (Indonesia), Darwin (Australia), Xiamen dan Fuzhou (China), Kuala Lumpur (Malaysia), serta Singapura. Total, ada 31 jadwal penerbangan internasional dengan 4.000 kursi menuju Dili, Ibu Kota Timor Leste, setiap minggunya. Dengan adanya bandara baru yang lebih besar tersebut, Timor Leste akan membuka rute baru ke kota-kota lainnya, seperti ke Kupang, Manila, Bangkok, dan Melbourne.
Untuk akomodasi, Timor Leste saat ini memiliki 2.400 kamar hotel, dan sekitar 500-600 kamar berkualitas terbaik ada di Dili.
Antonio menambahkan, untuk saat ini Timor Leste masih berfokus kepada turis FIT, keluarga, maupun grup kecil–belum untuk skala besar seperti grup insentif maupun kegiatan MICE lainnya. Pasalnya, Antonio mengakui, Timor Leste belum memiliki fasilitas gedung konvensi yang memadai dan berskala besar.
“Saat ini kita masih bisa menerima tamu hingga 500 orang, tapi tidak direkomendasikan untuk acara internasional. Beberapa ballroom hotel bisa untuk 200-300 orang untuk kegiatan internasional,” ujar Antonio.
Karenanya, Antonio menambahkan, fokus promosi pemerintah Timor Leste saat ini bukan untuk pasar MICE, melainkan untuk aktivitas wisata alam, seperti wisata bahari.
“Pemerintah sedang catch up pembangunan fasilitas MICE, ground support, SDM, dan konektivitas,” ujar Antonio.
Untuk itu, Pemerintah Timor Leste pada September 2025 mulai membangun Dili International Conference Centre yang di dalamnya terdapat ruang konferensi, ruang pameran, dan hotel. Proyek ini diperkirakan selesai pada tahun 2028, dan siap untuk menjadi tuan rumah acara ASEAN Summit 2029.
Pariwisata di Timor Leste terus menunjukkan perbaikan pasca-pandemi. Pada 2024, ada lebih dari 27.000 wisatawan internasional datang ke Timor Leste, dengan pengeluaran mencapai US$28 juta. Pada 2026, Timor Leste menargetkan pertumbuhan kunjungan wisman dan devisa masing-masing sekitar 10 persen.
Australia menjadi penyumbang wisatawan utama, diikuti oleh Malaysia, Indonesia, China, dan Singapura. Aktivitas wisata bahari seperti menyelam dan snorkeling menjadi hal utama yang dicari para turis, yakni sebesar 69 persen. Untuk lama tinggal wisman, sekitar 5 sampai 7 hari dengan pengeluaran sekitar US$1.000 per kunjungan.
Selain Timor Leste, CNN Travel juga memberikan penghargaan Best Places To Visit in 2026 kepada tempat lain, yaitu Adelaide, Bahrain, Brussels, dan Penang.






KOMENTAR
0