The Smile Behind PP Hospitality, Semangat Pelayanan dari PP Hospitality

Friday, 15 May 20 Harry Purnama
PALM PARK Hotel & Convention Surabaya The Smile Behind PP Hospitality

Setelah lebih dari 10 tahun melayani pelanggan dengan senyum dan mengutamakan keramahtamahan khas Indonesia, PP Hospitality sebagai salah satu unit bisnis PT PP Properti Tbk. meluncurkan buku The Smile Behind PP Hospitality.

Disajikan dengan apik oleh penulis Erza S.T. serta dukungan foto-foto yang artistik oleh fotografer Alexander Thian (Amrazing), PALM PARK Hotel & Convention Surabaya menjadi salah satu topik di dalam buku ini. Berbagai fasilitas seperti ballroom, meeting room, restoran, hingga aktivitas dari staf PALM PARK Hotel & Convention Surabaya pun diulas secara lengkap.

Dan yang menjadi sangat menarik adalah di dalam buku ini juga mengulas destinasi-destinasi wisata serta kuliner favorit yang dekat dengan PALM PARK Hotel & Convention Surabaya, seperti Sate Kelopo Ondemohen sebagai salah satu kuliner wajib kalau ke Surabaya, Siola, dan House of Sampoerna Museum sebagai salah satu destinasi tujuan berwisata.

Tidak hanya PALM PARK Hotel & Convention Surabaya, buku ini juga menceritakan secara lengkap hotel-hotel lain yang telah dikelola oleh PP Hospitality, yaitu PRIME PARK Hotel & Convention Bandung, PRIME PARK Hotel & Convention Pekanbaru, PARK HOTEL Cawang – Jakarta, dan PRIME PARK Hotel & Convention Lombok yang sedang dalam tahap pembangunan dan rencananya akan dibuka pada pertengahan 2020.

Buku ini juga mengulas tentang De Tjolomadoe, sebuah pabrik gula yang berdiri pada tahun 1861 dan direvitalisasi menjadi wisata budaya (museum), MICE dan kawasan bisnis komersial pada 2017.

Sesuai dengan judulnya, buku The Smile of PP Hospitality juga menampilkan potret senyum para karyawan hotel berlatar aktivitas mereka. Sebagai hotelier, mereka memaknai senyum sebagai budaya dan prinsip yang wajib dilakukan dalam bekerja khususnya saat memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Sinur Linda Gustina, Direktur Komersial dan Hospitality PT PP Properti Tbk., mengatakan, “Sebuah kebanggaan bagi kami dapat membagikan semangat pelayanan PP Hospitality melalui buku The Smile Behind PP Hospitality kepada seluruh insan pariwisata yang ada di Indonesia.”

“Memang terlihat sederhana, namun senyum memiliki peran penting dalam berinteraksi dengan orang lain, terutama dalam industri perhotelan. Kami percaya bahwa senyum yang tulus akan memberikan kontribusi yang positif terhadap bisnis hospitality,” ujarnya.

Ke depannya PP Hospitality akan terus berkembang sebagai manajemen hospitality milik BUMN dengan menambah portofolionya mengelola hotel bintang 3 hingga bintang 4 di masa mendatang.

PALM PARK Hotel & Convention Surabaya merupakan hotel bintang tiga yang melakukan grand opening pada April 2019. Hotel yang dikelola oleh PP Hospitality milik PP Properti ini memiliki konsep fresh & stylish dengan interior hotel yang instagramable. Hotel ini dilengkapi dengan 101 kamar dengan tipe Smart, Deluxe, Triple Deluxe, dan Suite. PALM PARK Hotel & Convention Surabaya memiliki 9 meeting room dan 1 ballroom dengan kapasitas hingga 1.000 orang, restoran dan bar, game zone, kid zone, internet zone, serta koneksi internet berkecepatan tinggi di seluruh area hotel.

PP Hospitality adalah manajemen hotel dan merupakan unit bisnis PT PP Properti Tbk., anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk. Didirikan pada tahun 2012, saat ini PP Hospitality mengelola empat hotel, yaitu PRIME PARK Hotel & Convention Bandung, hotel bintang 4 yang berdiri pada tahun 2012; PRIME PARK Hotel & Convention Pekanbaru, hotel bintang 4 yang resmi dikelola pada Februari 2018, PARK HOTEL Cawang – Jakarta, hotel bintang 3+ yang beroperasi pada tahun 2009, dan PALM PARK Hotel & Convention Surabaya Surabaya, hotel bintang 3 yang dibuka pada Agustus 2018. PP Hospitality juga merupakan owner representative dari Swiss-Belhotel & Residences di Balikpapan Ocean Square.

PP Hospitality sedang mengembangkan jaringannya dengan mengembangkan PRIME PARK Hotel & Convention Lombok pada 2020 dan kota-kota lain di Indonesia, yaitu Mandalika, Padang, Semarang, Medan, dan Bengkulu.