BerandaLiterasi DigitalMeninggalkan Jejak Digital Yang Bertanggung Jawab

Meninggalkan Jejak Digital Yang Bertanggung Jawab

Published on

spot_img

Literasi digital adalah kemampuan seseorang mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca, menulis, atau menyampaikan pesan di ranah digital. Kurangnya literasi bisa berdampak pada banyak hal, terutama ke hal negatif.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang bisa terkena dampak negatif dari media sosial. Antara lain karena hanya membaca judul berita tanpa membaca isinya, hanya percaya sumber tertentu dan sepihak, tidak bisa membedakan hoaks atau bukan, emosional, dan tidak paham cara memeriksa fakta secara sederhana.

BACA JUGA:  Tips Mencegah Risiko Keamanan di Dunia Maya

Akibatnya, banyak rekam jejak digital yang tertinggal. Mungkin dampaknya tidak terasa dalam waktu dekat, namun akan terekam selamanya.

“Jejak ini gampang dilacak. Sebaliknya, kita juga bisa mewarisi jejak digital yang baik. Tapi sayang kita sering abai bedakan yang rahasia dan tidak,” ujar DR. Drs. H. Suprawaoto, S.H., M.Si, Bupati Magetan, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, 3 Juni 2021.

BACA JUGA:  Menjadi Content Creator Profesional, Ini Keuntungannya

Jatmiko Fitri H, pemilik CV Lestari Ilmu Digital Text, menambahkan bahwa kita setidaknya jangan hanya bisa menguasai gadget, tapi juga sanggup bertanggung jawab. Karena apa pun yang dilakukan di dunia digital, bahkan sampai jual-beli sesuatu, ada rekam jejaknya.

Teknologi bisa membuka lapangan pekerjaan baru, juga mempermudah proses belajar mengajar. Informasi juga mudah didapat dan cepat diakses. Teknologi juga membuat lahirnya inovasi baru dan memudahkan proses transaksi komersial.

BACA JUGA:  Meminimalisir Paparan Pornografi Pada Anak

“Negatifnya, gaya hidup jadi konsumtif, masifnya produksi konten yang mengandung hoax, ujaran kebencian, fitnah dan konten negatif, tenaga manusia digantikan robot, pelanggaran hak cipta, kejahatan cyber, kecanduan games,” tutur Jatmiko.

spot_img
spot_img

IIMS 2027 Menggunakan Area yang Lebih Luas di JIExpo

Jakarta, Venuemagz.com — Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara pameran otomotif berskala internasional di Indonesia, mengumumkan peluncuran Indonesia...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...

HUB.ID Dorong Pertumbuhan Startup Digital

Indonesia saat ini terus mendorong akselerasi transformasi digital nasional yang ditandai dengan berbagai upaya...

Bahayanya Menggunakan VPN Gratisan

Untuk menyaring konten-konten negatif di internet, pemerintah menerapkan pembatasan fitur media sosial pada 2019...

Dampak Positif Digital Terhadap Dunia Pendidikan

Dunia digital mendorong warga untuk memerlukan keterampilan teknis untuk mengakses medium-medium penunjang komunikasi dan...