Pameran Industri Furniture dan Kerajinan IFEX Kembali Digelar Tahun 2023

Monday, 10 October 22 Bonita Ningsih
Indonesia International Furniture Expo IFEX
Pameran IFEX menjadi salah satu acara milik Dyandra Promosindo yang dibatalkan penyelengaraannya.

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo kembali bekerja sama dalam menyelenggarakan pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2023. Pameran furniture dan kerajinan ini akan diselenggarakan pada 9-12 Maret 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

IFEX 2023 hadir untuk lebih meningkatkan kinerja ekspor industri furniture dan kerajinan Indonesia yang saat ini sudah memiliki tren positif. Berdasarkan data, nilai ekspor keduanya pada tahun 2021 telah mengalami pertumbuhan hingga 32,20 persen untuk furniture dan 24,54 persen kerajinan. Dengan total capaian US$2,5 miliar pada tahun 2021 dan menjadi salah satu sektor yang berkontribusi signifikan pada neraca perdagangan Indonesia.

Melihat tren positif tersebut, HIMKI dan Dyandra Promosindo optimisme bahwa IFEX 2023 dapat semakin mempercepat peningkatan kinerja ekspor industri furniture dan kerajinan Indonesia. Kegiatan ini juga dijadikan wadah untuk menghubungkan pelaku usaha dengan target pasar nasional maupun internasional. Selain itu, IFEX juga sebagai exposure yang mampu meningkatkan pertumbuhan bisnis bagi pelaku usaha.

BACA JUGA:   Pameran FLOII Hadir Kembali Untuk Tingkatkan Bisnis Tanaman Hias di Indonesia

Sebelum memulai pameran, pihak penyelenggara telah menggelar acara peluncuran IFEX secara virtual dengan menghadirkan lebih dari 200 peserta di dalamnya. Acara ini dilakukan dengan tujuan mengajak pelaku industri kerajinan dan furniture untuk bersama-sama mengambil peran dalam mengembangkan industri melalui penyelenggaraan IFEX 2023.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemasaran, Promosi, dan Hubungan Internasional HIMKI, Djudjuk Aryati, mengatakan bahwa IFEX merupakan pameran skala internasional yang menunjukkan perkembangan industri furniture dan kerajinan di Indonesia yang memiliki berbagai keunggulan. Menurutnya, IFEX telah menyasar pada pasar internasional dan memiliki andil besar dalam mendukung realisasi target nilai ekspor industri furniture dan kerajinan. 

BACA JUGA:   Festival Musik Perkusi Internasional di Aceh

“Selama ini IFEX telah berhasil membuka jalan bagi industri furniture nasional, yang dapat dilihat dari keberhasilan IFEX 2022 yang mampu melampaui target 6.500 pembeli dan pengunjung dengan berhasil menarik lebih dari 7.000 pembeli dan pengunjung,” ujar Djudjuk Aryati.

Selain itu, IFEX 2022 juga memiliki hasil positif dari segi jumlah transaksi. Selama empat hari pameran, IFEX 2022 berhasil mengumpulkan US$650 juta dengan pembagian US$150 juta secara on the spot dan US$500 juta untuk transaksi follow up. Setiap tahunnya, penyelenggaraan IFEX selalu mencatatkan tren positif baik dari segi peserta, pengunjung, maupun pertumbuhan bisnis para peserta.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mendukung penyelenggaraan IFEX 2023 dari berbagai sisi. Dyandra Promosindo akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan pelayanannya dalam penyelenggaraan IFEX 2023 mendatang.

BACA JUGA:   IFRA 2020 Hadirkan Konferensi Daring

“Kami telah melakukan evaluasi pada penyelenggaraan sebelumnya dan berusaha untuk terus meningkatkan kualitas dari penyelenggaraan IFEX 2023. Salah satu wujud dari komitmen peningkatan layanan dan fasilitas IFEX adalah layanan-layanan yang hadir untuk kenyamanan peserta dan buyers,” kata Daswar.Informasi lebih lanjut mengenai penyelenggaraan Indonesia International Furniture Expo 2023 dapat diakses melalui situs www.ifexindonesia.com.