Jelajah Kuliner Fusion di ASTON Priority Simatupang

Monday, 29 January 24 Bonita Ningsih

ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center kembali menyelenggarakan program kuliner bertajuk “The Art of Dish Season 2: Food Explore”. Sebelumnya, hotel bintang 4 ini telah menggelar acara serupa dengan tajuk “The Art of Dish” pada November 2023.

The Art of Dish Season 2: Food Explore digelar pada tanggal 29 Januari 2024 di restoran Canary, hotel ASTON Priority Simatupang. Acara ini merupakan salah satu cara ASTON Priority Simatupang untuk mempresentasikan hidangan yang estetik kepada para tamunya agar tertarik mencicipinya. 

Edo Damara, Director of Sales & Marketing ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center, mengatakan bahwa acara kali berbeda dari yang sebelumnya karena menampilkan menu-menu pilihan berbentuk a la carte. Seluruh menu yang ditampilkan sudah tersedia di outlet food and beverage ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center dan dapat dipesan oleh tamu umum maupun kegiatan event

“Kalau event sebelumnya di tahun 2023m kita menampilkan menu hidangan buffet, namun, sekarang kami menampilkan yang khusus a la carte,” kata Edo saat acara “The Art of Dish Season 2: Food Explore” yang digelar pada Senin, 29 Januari 2023, di Jakarta Selatan.

BACA JUGA:   Target Ambisius Accor pada Tahun 2021

Chef Saman, Executive Chef Hotel ASTON Priority Simatupang, mengatakan bahwa tema “food explore” merupakan bentuk eksplorasi terhadap menu-menu pilihan hotel yang berbentuk ala carte. Setiap hidangan dibentuk dengan sentuhan seni sehingga dapat memberikan kesan yang baik hingga menunjukan nilai lebih pada kualitas makanan tersebut.

“Kami juga ingin memberikan pengalaman kuliner bagi para tamu karena para generasi milenial hingga Z suka upload foto makanan ke media sosial sebelum menyantapnya. Harapannya, makanan kami juga bisa muncul di timeline Instagram, IG story, maupun di tiktok para penggiat sosial media,” jelas Saman.

Pada kesempatan kali ini, ASTON Priority Simatupang, menampilkan berbagai menu andalan yang dapat dipesan secara a la carte. Beberapa di antaranya adalah tortilla Minang, tiramisu dengan ice cream, cookies bomb, surabi, bola-bola tape, pizza Dealova, beef burger, grilled sirloin steak, singkong goreng, hingga soto Betawi. Dari seluruh menu tersebut, tortilla Minang dan surabi yang menjadi highlight dalam acara The Art of Dish Season 2: Food Explore.

BACA JUGA:   Rimba Durian Café, Outlet Durian Pertama di Hotel Berbintang 

Ali Tosin, Sous Chef ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center, mengatakan dua hidangan tersebut disajikan secara fusion karena menggabungkan makanan khas Indonesia dengan western. Untuk pembuatan surabi menggunakan bahan-bahan tradisional sedangkan topingnya mengambil dari sisi western berupa vanilla crumble dan juga mix berries.

“Setelah bekerja di 6 hingga 7 hotel, saya tidak pernah menemukan surabi dijadikan menu utama di sana. Oleh sebabnya, saya highlight surabi ini karena jarang diangkat oleh hotel-hotel lain. Kebetulan juga ini berasal dari kota saya Bandung,” ujar Ali dalam kesempatan yang sama.

Sama seperti surabi, tortilla Minang juga dihadirkan dalam bentuk fusion dengan memadukan nasi padang dengan tortilla. Nasi padang disajikan secara modern dengan digulung bersama tortilla sehingga memberikan pengalaman kuliner baru bagi para tamunya.

BACA JUGA:   Ascott Perluas Jaringan Hotel Melalui Kerja Sama dengan Kimaya Group

“Dengan banyaknya orang Indonesia yang suka makanan Padang, makanya kami menghadirkan menu ini. Bedanya, kami menyajikannya dengan cara digulung dengan tortilla karena kita ingin terlihat modern ala Meksiko,” kata Riana Megawati, Marketing Communication Manager ASTON Priority Simatupang Hotel & Conference Center.

Para tamu juga diajak untuk belajar seni dari kedua makanan tersebut dengan tajuk “The Art of Plating” yang dipandu Chef Irham dan Chef Ali. Ini merupakan metode yang digunakan untuk menata, mendekorasi, dan menyajikan makanan di atas piring dengan komposisi, letak, serta pemilihan warna yang sesuai sehingga memiliki nilai seni dan daya tarik visual.