BerandaEventIFW 2017 Memperkenalkan Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur

IFW 2017 Memperkenalkan Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur

Published on

spot_img

Perhelatan Indonesia Fashion Week 2017 mengangkat tenun ikat Nusa Tenggara Timur sebagai tema utama. Poppy Dharsono, Presiden Indonesia Fashion Week 2017, mengatakan, alasan pemilihan tenun Nusa Tenggara Timur karena produk tenun merupakan produk pilihan masyarakat Indonesia maupun luar negeri setelah batik.

Frangky Mahabar, pemilik Ana Tenun Ikat NTT yang berpartisipasi pada Indonesia Fashion Week 2017, berharap para pengunjung Indonesia Fashion Week 2017 dapat mengenal karya lokal tradisional asli dari Nusa Tenggara Timur, seperti Sumba, Flores, Maumere, Sikka, dan Sabu Raijua. “Setiap motif tenun daerah tentu berbeda-beda. Untuk Sumba Timur memiliki tenun bermotif yang memperkenalkan adat dan budaya, seperti motif Pasola. Semua tenun ikat dari NTT memiliki motif khas yang menggambarkan daerah tersebut,” kata Frangky.

BACA JUGA:  Medan Fashion Trend Sukses Digelar, Angkat Karya Lokal Menuju Panggung Fesyen Dunia 

Frangky mengatakan, kain tenun ikat dari Nusa Tenggara Timur menggunakan bahan alami, seperti akar kayu, dedaunan, dan lainnya. Untuk bahan pewarna yang digunakan juga ada dua, yakni bahan kimia dan alami. Tenun ikat yang menggunakan bahan kimia harganya lebih murah, sedangkan kain tenun yang dibuat dari bahan alami tentu lebih mahal. Proses pembuatan tenun ikat yang menggunakan bahan alami paling cepat membutuhkan waktu tiga bulan.

BACA JUGA:  Beragam Fasilitas Disiapkan untuk Pengunjung Telkomsel IIMS 2019

Pada Indonesia Fashion Week 2017, Frangky berharap mendapatkan transaksi kurang lebih Rp100 juta. Harga kain tenun yang ditawarkan oleh Frangky mulai dari harga Rp150.000 hingga Rp15 juta, sementara untuk baju tenun dijual mulai dari Rp15 juta hingga Rp35 juta.

Frangky juga berharap melalui Indonesia Fashion Week ini tenun Nusa Tenggara Timur dapat lebih maju dan dilirik oleh masyarakat fashion dunia. Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 digelar pada 1 hingga 5 Februari di Jakarta Convention Center. Pameran yang telah memasuki tahun keenam ini mengangkat tema “Celebrations of Culture”.

BACA JUGA:  Indonesia Infrastructure Week 2017 Dukung Pengembangan Konektivitas di Indonesia

Penulis: Ahmad Baihaki

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...

Resmi Dibuka! TEI 2026 Jadi Etalase Utama Produk Lokal Menuju Pasar Dunia

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com - Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka hari ini,...

Promo Anniversary Epson: Cashback & Reward E-Wallet untuk Projector Serba Bisa

Jakarta, Venuemagz.com – Merayakan momen anniversary, Epson Indonesia menghadirkan program promosi spesial bagi konsumen...

LITERAIA 2026 Hadirkan Instalasi Buku dan Ruang Kolaborasi Pelaku Kreatif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Negeri Elok menggelar acara...

IN2MOTIONFEST dan JMFW 2026 di JICC, Panggung Fashion Muslim Peluang Bisnis Jenama Lokal

Jakarta, VenueMagz.com – Industri modest fashion Indonesia mendapat panggung yang lebih besar melalui penyelenggaraan...

Resmi Dibuka! TEI 2026 Jadi Etalase Utama Produk Lokal Menuju Pasar Dunia

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com - Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka hari ini,...

Promo Anniversary Epson: Cashback & Reward E-Wallet untuk Projector Serba Bisa

Jakarta, Venuemagz.com – Merayakan momen anniversary, Epson Indonesia menghadirkan program promosi spesial bagi konsumen...