Sandiaga Uno Dorong Labuan Bajo Sebagai Destinasi MICE Dunia

Thursday, 11 May 23 Bonita Ningsih
taman nasional komodo labuan bajo

Indonesia telah berhasil menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN/ASEAN Summit 2023 yang berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tahun ini, acara berskala internasional ini telah memasuki penyelenggaraan ke-42 dan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Mei 2023.

Kesuksesan acara ini mengukuhkan Labuan Bajo sebagai destinasi yang dapat memenuhi kebutuhan leisure hingga MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) kelas dunia. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 tengah berlangsung.

“Labuan Bajo siap menyelenggarakan event-event kelas dunia seperti KTT ASEAN. Kami akan ikut bidding ke depan untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi MICE kelas dunia,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:   Korea Indonesia Film Festival Siap Digelar di Dua Kota

Tak hanya event internasional, Kemenparekraf, juga memastikan akan semakin banyak event kelas nasional untuk dibawa ke Labuan Bajo. Tak hanya saat musim sibuk, Kemenparekraf, akan membawa sejumlah event di waktu yang diprediksi jumlah wisatawannya menurun.

“Kita akan pastikan event-event sepanjang tahun ini sebagai upaya kita di 2024 untuk menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru tercapai,” ucap Sandiaga.

Komitmen Kemenparekraf untuk meningkatkan jumlah event di Labuan Bajo karena melihat tren positif dari sektor parekraf saat menggelar konferensi internasional negara Asia Tenggara tersebut. Acara ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan diharapkan dapat membantu mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 8,5 juta orang di tahun 2023.

BACA JUGA:   Serangkaian Event Siap Digelar Untuk Mendukung ASEAN Tourism Forum 2023

“Labuan Bajo total kunjungan wisatawannya sebesar 300-350 ribu wisman, mungkin akan naik 10-20 persen lantaran gelaran KTT ke-42 ASEAN 2023,” dia menambahkan.

Lebih dari itu, Sandiaga, menilai Labuan Bajo memiliki destinasi yang unik sekaligus spesial. Hal ini terbukti dengan masuknya Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Tak hanya itu, Labuan Bajo, juga menawarkan berbagai jenis akomodasi mulai dari yang di darat maupun laut. Akomodasi yang saat ini sudah tersedia adalah hotel, resort, homestay, sarana hunian pariwisata (sarhunta), hingga desa wisata. Sedangkan, untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda dapat menginap melalui Live on Board (LOB).

BACA JUGA:   Kolaborasi Antar Kementerian Untuk Siapkan Labuan Bajo Sebagai Venue Side Event G20

“LOB ini merupakan bagian dari atraksi dan juga penyediaan dari atraksi. Ini yang perlu kita sosialisasikan dan edukasikan kepada wisatawan bahwa mereka memiliki opsi untuk akomodasi,” ungkapnya lagi.