EBTKE Virtual Conference and Exhibition Ditutup Dengan Virtual Field Trip

Monday, 30 November 20 Bonita Ningsih
EBTKE Virtual Conference and Exhibition

Konferensi dan pameran The 9th Indonesia EBTKE Virtual Conference and Exhibition 2020 telah selesai digelar. Acara persembahan METI bersama Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM ini mengajak lebih dari 50 perusahaan dan Asosiasi Energi Terbarukan dan Konservasi Energi dari dalam maupun luar negeri untuk ikut meramaikan virtual platform ini.

Hadir sejak 23-28 November 2020, EBKTE ConEx 2020 telah dihadiri lebih dari 7.000 partisipan dari berbagai negara. Selain Indonesia, partisipan yang hadir berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Swedia, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

EBKTE ConEx 2020 menjadi forum tahunan untuk saling bertukar pikiran dan perspektif dari para pemangku kepentingan di industri energi terbarukan dan konservasi energi. Tujuan akhir dari kegiatan ini ialah secara bersama-sama mencari solusi dan inovasi untuk akselerasi pemanfaatan energi terbarukan dan konservasi energi di Indonesia.

Penyelenggaraan hari terakhir EBKTE ConEx 2020 ditutup dengan agenda virtual field trip ke Dumai dan Skotlandia Utara. Virtual field trip ke Dumai dilakukan dengan meninjau PT Kilang Pertamina Indonesia secara virtual untuk melihat proses produksi green diesel D100. Produksi D100 menggunakan bahan baku 100 persen minyak sawit jenis Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil (RBDPO). Penggunaan green diesel D100 juga dapat mengurangi impor bahan bakar minyak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selanjutnya, virtual trip dilakukan ke Pulau Orkney yang terletak di Skotlandia Utara. Pulau ini memanfaatkan secara penuh energi terbarukan untuk menggerakkan perekonomian dan aktivitas masyarakat, seperti tenaga angin, laut, dan matahari. Di Pulau Orkney juga sudah menggunakan kendaraan listrik dan hidrogen, instalasi turbin angin, perangkat energi gelombang laut, dan lain-lain. Virtual trip di Pulau Orkney dibawakan langsung oleh Aquatera, konsultan lingkungan yang merupakan partner dari Kedutaan Besar Inggris.

Usai menggelar seluruh kegiatannya, Indonesia EBTKE ConEx secara resmi ditutup. Michael Bayu A. Sumarijanto, Direktur Dyandra Promosindo, selaku organizer acara ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus menyelenggarakan acara ini di setiap tahunnya. Oleh karenanya, Indonesia EBTKE ConEx direncanakan akan kembali digelar tahun depan untuk membahas isu-isu komprehensif mengenai pelaksanaan pemanfaatan energi terbarukan di dunia.

“Kami mempersiapkan penyelenggaraan yang akan datang dengan mempertimbangkan penyesuaian dengan adaptasi baru. Maka dari itu, Indonesia EBTKE ConEx akan diselenggarakan dengan konsep hybrid,” jelas Michael.